Vatu Matando, Mimpi Besar dari Sudut Desa Parigimpu'u
- 08 Agt 2026 10:26 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Di balik aliran sungai yang jernih dan bentang alam yang menenangkan, Objek Wisata Vatu Matando di Desa Parigimpu'u, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, perlahan menjelma menjadi destinasi yang memikat perhatian. Hamparan alamnya seolah menjadi panggung yang menyimpan cerita lama sekaligus membuka jalan bagi harapan baru masyarakat setempat.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Vatu Matando, Abdul Gafur, saat diwawancarai RRI pada Jumat, 7 Agustus 2026 menuturkan Vatu Matando tidak sekadar menjadi tempat rekreasi. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki nilai historis yang layak dikenalkan kepada masyarakat luas. "Vatu Matando ini bukan hanya tempat yang dianggap biasa-biasa saja, tetapi memiliki nilai sejarah yang penting untuk dijaga dan dikenalkan," ujarnya.

Keinginan mengembangkan Vatu Matando lahir dari percakapan sederhana bersama warga di sekitar lokasi. Dari obrolan yang mengalir seperti arus sungai, tumbuh mimpi besar untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Parigi Moutong. "Awalnya hanya dari diskusi bersama masyarakat, lalu muncul harapan agar Vatu Matando bisa berkembang dan dikenal lebih luas," kata Abdul Gafur.
Perjalanan membangun kawasan wisata itu tidak berlangsung dalam sekejap. Pada tahap perencanaan hingga pelaksanaan, keterlibatan pemuda desa masih terbatas. Namun seiring waktu, kesadaran masyarakat terus bertumbuh, layaknya benih yang mendapat siraman hujan, hingga semakin banyak warga melihat potensi besar yang dimiliki Vatu Matando.

Semangat tersebut akhirnya mendapat sambutan dari Pemerintah Desa Parigimpu'u. Dukungan mulai mengalir, baik dalam bentuk dorongan moral maupun bantuan pendanaan melalui Dana Desa. Kolaborasi itu menjadi angin segar bagi pengelola untuk terus membenahi kawasan wisata agar semakin nyaman dikunjungi.
Abdul Gafur mengaku bersyukur karena dalam beberapa pekan terakhir jumlah wisatawan mengalami peningkatan. Kehadiran para pengunjung menjadi penanda jika pesona Vatu Matando mulai menemukan jalannya di hati masyarakat. "Alhamdulillah, beberapa minggu terakhir jumlah pengunjung terus meningkat dan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah," ungkapnya.

Meski demikian, ia menilai masih banyak potensi yang belum tergarap secara maksimal. Di sekitar kawasan Vatu Matando terdapat sejumlah situs bersejarah yang dinilai memiliki daya tarik tersendiri. Kekayaan tersebut ibarat kepingan mozaik yang menunggu dirangkai menjadi cerita wisata yang utuh dan bernilai.
Di sisi lain, akses menuju lokasi masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian. Abdul Gafur berharap pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat dapat melihat langsung potensi yang dimiliki Vatu Matando. "Kami berharap pemerintah bisa datang berkunjung, melihat langsung kondisi di lapangan, serta memberikan dukungan untuk pengembangan fasilitas dan akses jalan," tuturnya.

Ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai masukan demi meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan wisata. Menurutnya, sinergi dari berbagai pihak akan menjadi jembatan yang menghubungkan potensi alam dengan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang. "Kami terbuka terhadap semua saran dan masukan demi kemajuan Vatu Matando ke depan," ujar Abdul Gafur.
Meningkatnya jumlah wisatawan turut membawa berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), baik dari Desa Parigimpu'u maupun daerah lain. Letak desa yang relatif dekat dengan pusat ibu kota Kabupaten Parigi Moutong menjadi nilai tambah bagi para pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas. "Para pelaku UMKM juga merasakan dampak positif dengan semakin ramainya pengunjung yang datang," kata Abdul Gafur.
Menggabungkan keindahan alam, aliran sungai yang menyegarkan, serta jejak sejarah yang masih terpelihara, Vatu Matando kini perlahan menegaskan identitasnya sebagai salah satu destinasi wisata alam di Parigi Moutong. Dengan dukungan masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha, kawasan ini diharapkan terus berkembang menjadi permata wisata yang memancarkan manfaat bagi generasi sekarang maupun masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....