Pemkab Tolitoli Perluas Layanan Dasar untuk Suku Lauje
- 07 Agt 2026 14:38 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Pemerintah Kabupaten Tolitoli bergerak cepat memperluas akses layanan dasar bagi masyarakat adat Suku Lauje di Dusun KM 7 Takudan, Desa Malala, Kecamatan Dondo. Atas arahan Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya, tim lintas instansi melakukan kunjungan kerja pada Sabtu (1/8/2026) untuk meninjau langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan pelayanan pemerintah mulai menjangkau wilayah yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan.
Kunjungan tersebut melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Badan Pusat Statistik (BPS). Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan pendidikan, kesehatan, dan administrasi kependudukan secara terpadu bagi masyarakat yang berada di kawasan terpencil.
Pada sektor pendidikan, tim menemukan sedikitnya 26 anak usia sekolah di Dusun KM 7 Takudan yang menjadi perhatian utama pemerintah. Menindaklanjuti hasil peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tolitoli akan menugaskan guru aparatur sipil negara (ASN) agar proses belajar mengajar dapat segera dilaksanakan bagi anak-anak masyarakat adat Suku Lauje.
Selain pendidikan, tim juga memberikan pelayanan kesehatan kepada warga melalui pemeriksaan kesehatan langsung. Di saat yang sama, Badan Pusat Statistik melakukan pendataan masyarakat sebagai bagian dari penguatan data kependudukan dan perencanaan pembangunan di wilayah yang termasuk kategori daerah 3T, yakni terluar, terjauh, dan tertinggal.
Anggota Komisi A DPRD Tolitoli, Jemi Yusuf, mengapresiasi langkah cepat Bupati Tolitoli yang langsung mengoordinasikan sejumlah organisasi perangkat daerah untuk turun ke lokasi. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat di daerah yang sulit dijangkau.
"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tolitoli, H. Amran H. Yahya, atas respons yang cepat dengan menugaskan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Badan Pusat Statistik turun langsung ke Dusun KM 7 Takudan. Langkah ini memberi harapan bagi anak-anak masyarakat adat Suku Lauje agar memperoleh pendidikan, layanan kesehatan, serta pendataan kependudukan secara layak," ujar Jemi Yusuf.
Jemi berharap program tersebut tidak berhenti pada kunjungan lapangan semata, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, kehadiran guru ASN, pelayanan kesehatan rutin, serta penguatan administrasi kependudukan menjadi pondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat adat Suku Lauje.
Pemerintah Kabupaten Tolitoli juga diharapkan terus memperkuat pemerataan layanan dasar hingga ke wilayah-wilayah terpencil. Dengan pendidikan yang berjalan, pelayanan kesehatan yang menjangkau pelosok, serta pendataan kependudukan yang lebih baik, masyarakat adat di Dusun KM 7 Takudan diharapkan memperoleh hak-haknya sebagai warga negara secara optimal sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....