Lapas Leok Perkuat Disiplin dan Budaya Bersih Warga Binaan

  • 06 Agt 2026 15:08 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Leok terus memperkuat budaya disiplin dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pembinaan bagi warga binaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengarahan yang diberikan Kepala Sub Seksi Keamanan dan Ketertiban, Moh. Yusran, kepada seluruh warga binaan pada Kamis (6/8/2026).

Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran bahwa kepatuhan terhadap tata tertib serta kebersihan lingkungan menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana pembinaan yang aman, tertib, dan nyaman. Pengarahan juga menjadi bagian dari pembinaan karakter agar warga binaan memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan tempat mereka menjalani masa pidana.

Dalam arahannya, Moh. Yusran mengajak seluruh warga binaan untuk senantiasa mematuhi aturan yang berlaku di dalam Lapas. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kamar hunian serta merawat lingkungan sekitar agar tetap bersih dan sehat.

Menurutnya, disiplin dan kebersihan merupakan dua unsur yang saling melengkapi dalam mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang kondusif. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, proses pembinaan dapat berjalan lebih baik dan memberikan dampak positif bagi seluruh penghuni Lapas.

Pengarahan dilakukan melalui pendekatan humanis dengan mengedepankan komunikasi langsung antara petugas dan warga binaan. Melalui dialog tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk memahami makna di balik setiap aturan sekaligus membangun kesadaran kolektif dalam menjaga ketertiban bersama.

Kepala Lapas Kelas III Leok, Achmad Adrian, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap tata tertib dan penerapan budaya hidup bersih menjadi pondasi utama dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

"Menjaga ketertiban dan kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan mematuhi tata tertib dan menjaga lingkungan tetap bersih, warga binaan turut menciptakan suasana pembinaan yang aman, nyaman, dan kondusif," ujar Achmad Adrian.

Ia menambahkan, lingkungan yang bersih dan tertata rapi juga mencerminkan tumbuhnya sikap disiplin, tanggung jawab, serta kesiapan warga binaan untuk menjalani proses pembinaan menuju perubahan perilaku yang lebih baik. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal positif saat mereka kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan pengarahan berlangsung dengan tertib dan lancar. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, Lapas Kelas III Leok berharap budaya disiplin, kepedulian terhadap kebersihan, serta semangat kebersamaan dapat terus tumbuh di kalangan warga binaan, sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembinaan secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....