Brimob Sulteng Uji Aplikasi Madago Respon di Tolitoli
- 05 Agt 2026 15:35 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah menggelar simulasi penggunaan aplikasi Brimob Madago Respon dalam penanganan awal bencana banjir di Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli, Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel melalui sistem respons berbasis teknologi.
Simulasi diawali dengan pengiriman Panggilan Luar Biasa (PLB) oleh operator melalui aplikasi Brimob Madago Respon. Notifikasi tersebut langsung diterima oleh Komandan Kompi 4 Batalyon A Pelopor, AKP Suharyono, yang segera menginstruksikan seluruh personel untuk bergerak menuju lokasi simulasi sesuai skenario yang telah disiapkan.
Setibanya di lokasi, personel langsung melaksanakan tindakan awal penanganan bencana, mulai dari pemberian pertolongan pertama kepada korban hingga melakukan pencarian warga terdampak banjir. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan sesuai prosedur operasional guna mengukur kecepatan penerimaan informasi, mobilisasi personil, dan efektivitas penanganan di lapangan.
Simulasi tersebut juga menjadi sarana evaluasi terhadap kemampuan personel dalam memanfaatkan teknologi sebagai pendukung pelaksanaan tugas. Dengan sistem yang terintegrasi, proses penyampaian informasi hingga pengerahan personel diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan akurat.
Aplikasi Brimob Madago Respon merupakan inovasi yang diprakarsai Dansat Brimobda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., untuk mempercepat respons personel dalam berbagai situasi, baik operasi pencarian dan pertolongan (SAR), penanganan bencana alam maupun non alam, hingga berbagai tugas operasional lainnya yang membutuhkan respons cepat.
Selain digunakan dalam operasi SAR, aplikasi tersebut juga mendukung berbagai fungsi operasional Brimob, seperti Patra (Patroli Kemitraan), Jibom (Penjinakan Bom), Wanteror (Perlawanan Teror), PHH (Penanggulangan Huru-Hara), KBR (Kimia, Biologi, dan Radioaktif), serta kondisi lain yang memerlukan pengerahan personel secara cepat dan terkoordinasi.
Komandan Kompi 4 Batalyon A Pelopor, AKP Suharyono, menegaskan bahwa latihan ini bertujuan memastikan seluruh personel memahami mekanisme penggunaan aplikasi sekaligus mampu bertindak cepat saat menerima laporan melalui sistem tersebut.
"Brimob Madago Respon tidak hanya diperuntukkan untuk penanganan bencana atau SAR. Sistem ini mendukung berbagai tugas yang membutuhkan respons cepat, sehingga personel harus memahami mekanismenya dan mampu segera bergerak sesuai jenis kejadian yang dilaporkan," ujar AKP Suharyono.
Ia menambahkan, aplikasi tersebut juga dilengkapi fitur live report dan live location yang memungkinkan pimpinan memantau perkembangan pelaksanaan tugas dan posisi personel secara real time. Menurutnya, pemanfaatan teknologi ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi, mempercepat pengambilan keputusan, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan operasi di lapangan.
Melalui simulasi tersebut, Kompi 4 Batalyon A Pelopor Sat Brimobda Sulawesi Tengah berkomitmen terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel agar mampu memberikan respons yang cepat, tepat, dan terukur dalam menghadapi berbagai situasi darurat, khususnya bencana alam yang berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....