WBP Lapas Parigi Panen 14 Kg Terong Dukung Ketahanan Pangan

  • 02 Agt 2026 09:36 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi kembali menunjukkan hasil positif dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Pada Kamis (30/7/2026), warga binaan pemasyarakatan (WBP) berhasil memanen sebanyak 14 kilogram terong dari lahan perkebunan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) sebagai bagian dari program ketahanan pangan mandiri di lingkungan lapas.

Kegiatan panen berlangsung dengan penuh semangat dan melibatkan warga binaan bersama Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Kelas III Parigi, I Made Yori Andrianto. Kehadiran jajaran pembinaan di lokasi panen menjadi bentuk dukungan sekaligus motivasi agar WBP terus aktif mengikuti program pembinaan keterampilan yang telah dijalankan.

Hasil panen tersebut selanjutnya langsung dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan di dalam lapas. Seluruh terong yang dipanen dibawa ke Dapur Sehat Lapas Parigi untuk diolah menjadi menu makanan bergizi bagi warga binaan, sehingga hasil kebun dapat memberikan manfaat secara langsung.

Program pemanfaatan lahan SAE menjadi salah satu upaya Lapas Parigi dalam mengoptimalkan pembinaan berbasis keterampilan sekaligus mendukung kemandirian pangan. Selain menghasilkan bahan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi media pembelajaran bagi warga binaan dalam mengembangkan kemampuan di bidang pertanian.

Salah seorang warga binaan berinisial LH mengaku bangga dapat terlibat sejak proses penanaman hingga panen. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan keterampilan baru yang akan menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

"Saya sangat senang dan bangga bisa ikut panen hari ini. Merawat tanaman dari bibit sampai panen memberikan kepuasan tersendiri, apalagi hasilnya langsung dimasak di dapur untuk kami nikmati bersama. Ilmu bercocok tanam yang diajarkan di sini pasti sangat berguna bagi saya nanti saat kembali ke masyarakat," ujar LH.

Pelaksana Tugas Kepala Lapas Kelas III Parigi, I Wayan Widana, mengapresiasi kerja keras kelompok kerja pertanian yang berhasil menjaga keberlangsungan siklus panen di lahan SAE. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan kedisiplinan warga binaan dalam mengikuti program pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan hidup.

"Panen 14 kilogram terong pada hari ini adalah bukti nyata dari ketekunan dan kedisiplinan warga binaan kita dalam merawat kebun di area SAE. Siklus panen yang terus berlanjut sangat sejalan dengan program ketahanan pangan mandiri yang sedang kita galakkan. Kami akan terus mendampingi serta menyediakan sarana edukasi agar keterampilan agribisnis mereka semakin berkembang," kata I Wayan Widana.

Melalui pengembangan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi, Lapas Kelas III Parigi berkomitmen menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Program tersebut tidak hanya mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan agribisnis yang diharapkan dapat menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah bebas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....