15 Siswa SD di Bokat Alami Sakit Perut usai Santap MBG
- 31 Jul 2026 19:32 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol — Sebanyak 15 siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, sempat mengalami keluhan sakit perut dan pusing setelah mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (29/7/2026). Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, seluruh siswa dipastikan dalam kondisi stabil dan tidak ada yang harus menjalani perawatan inap.
Peristiwa tersebut terjadi di SDN 1 Bokat dan SDN 2 Bokat sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 WITA. Kedua sekolah tersebut berada dalam wilayah pelayanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sama.
Kepala Puskesmas Bokat, Seftiawan Rusly Hi Rauf, menjelaskan, awalnya terdapat lima siswa yang mengeluhkan sakit perut disertai pusing. Namun dalam waktu singkat, jumlah siswa yang mengalami gejala serupa bertambah menjadi 15 orang.
| Baca juga: Wakil Bupati Buol Kunjungi MTSN 1 Biau |
"Gejala yang dialami anak-anak tergolong ringan. Tidak ada yang mengalami mual atau muntah hebat, maupun dehidrasi," kata Seftiawan saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak sekolah bersama tenaga kesehatan segera memberikan pertolongan pertama berupa pemeriksaan dan pemberian obat kepada para siswa. Penanganan cepat dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan anak-anak tetap terjaga.
Saat Wakil Bupati Buol melakukan peninjauan langsung ke lokasi, seluruh siswa yang sebelumnya mengalami keluhan telah dinyatakan membaik. Mereka juga diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing karena tidak ditemukan indikasi yang mengharuskan perawatan lanjutan di fasilitas kesehatan.
Seftiawan mengatakan, dugaan sementara penyebab munculnya keluhan mengarah pada faktor kematangan bahan makanan atau tingkat higienitas dalam proses pengolahan makanan. Menurutnya, sistem pencernaan anak usia sekolah masih cukup sensitif sehingga aspek kebersihan dan standar pengolahan makanan harus menjadi perhatian utama.
"Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bagi seluruh tim pengelola SPPG agar semakin memperketat pengawasan terhadap kualitas, kebersihan, dan proses pengolahan makanan sebelum didistribusikan kepada siswa," ujarnya.
Hingga saat ini, situasi di SDN 1 Bokat maupun SDN 2 Bokat telah kembali kondusif. Puskesmas Bokat juga terus melakukan pemantauan berkala untuk memastikan tidak ada laporan keluhan susulan dari para siswa serta memastikan pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis tetap berjalan dengan memperhatikan standar keamanan pangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....