Hipertensi Jadi Penyakit Tertinggi di Puskesmas Dakopemean

  • 30 Jul 2026 20:16 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi kasus terbanyak yang ditangani Puskesmas Dakopemean berdasarkan data kunjungan pelayanan kesehatan masyarakat pada awal Juli 2026. Tingginya kasus tersebut menjadi perhatian karena didominasi oleh kelompok usia lanjut, khususnya masyarakat berusia 45 tahun ke atas.

Kepala Puskesmas Dakopemean, Rahmat Fajri, mengatakan dari data 10 penyakit terbanyak yang tercatat di Puskesmas Dakopemean, hipertensi menempati urutan pertama. Sementara itu, penyakit febris atau demam berada di posisi kedua, disusul gastritis atau maag di peringkat ketiga.

"Berdasarkan data kunjungan masyarakat ke Puskesmas Dakopemean, dari 10 penyakit terbanyak, hipertensi berada di urutan pertama, kemudian penyakit febris di urutan kedua," ujar Rahmat Fajri saat dikonfirmasi RRI, Selasa (21/7/2026).

Rahmat menjelaskan, tingginya angka penderita hipertensi dipengaruhi oleh sejumlah faktor risiko. Di antaranya kebiasaan mengonsumsi makanan dengan kadar garam berlebih, tingkat stres yang tinggi, serta ketidakpatuhan pasien dalam menjalani pengobatan secara rutin sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Menurutnya, sebagian besar penderita hipertensi yang datang berobat merupakan masyarakat usia 45 tahun ke atas. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya pencegahan sejak dini melalui perubahan pola hidup yang lebih sehat.

Untuk menekan angka kasus hipertensi, Puskesmas Dakopemean terus menghimbau masyarakat agar mulai membatasi konsumsi garam dalam makanan sehari-hari. Langkah sederhana tersebut dinilai efektif membantu menjaga tekanan darah tetap stabil apabila dibarengi dengan pola hidup sehat lainnya.

"Kami menghimbau masyarakat agar mematuhi anjuran pengobatan dari tenaga kesehatan, mengurangi konsumsi garam, istirahat yang cukup, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan agar hipertensi dapat dideteksi sejak dini dan risiko komplikasi dapat diminimalkan," kata Rahmat.

Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi salah satu langkah penting dalam mengendalikan hipertensi. Dengan deteksi dini, pasien dapat memperoleh penanganan lebih cepat sehingga risiko komplikasi seperti penyakit jantung, stroke, maupun gangguan ginjal dapat ditekan.

Puskesmas Dakopemean berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menerapkan gaya hidup sehat, menjaga pola makan seimbang, berolahraga secara teratur, mengelola stres, serta rutin memeriksakan kondisi kesehatan guna mencegah meningkatnya kasus hipertensi di wilayah kerjanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....