Sanggar Seni Ngang Dua Dekade Lestarikan Budaya Buol
- 29 Jul 2026 15:46 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol – Komitmen melestarikan seni dan budaya daerah tidak hanya datang dari putra asli Buol. Hal tersebut dibuktikan oleh Zainal Tahir, pendiri Sanggar Seni Ngang, yang selama 20 tahun konsisten membina generasi muda melalui seni tari tradisional di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
Sanggar Seni Ngang berdiri sejak tahun 2006 dan hingga kini terus menjadi ruang kreatif bagi pelajar tingkat SMP hingga SMA untuk mengembangkan bakat di bidang seni tari. Meski bukan kelahiran Buol, Zainal Tahir menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya lokal melalui berbagai karya pertunjukan.
Nama "Ngang" sendiri diambil dari bahasa daerah Buol yang berarti "cahaya terang". Filosofi tersebut menjadi harapan agar sanggar dapat menjadi penerang sekaligus membawa masa depan yang lebih cerah bagi pelestarian seni dan budaya daerah.
Selama dua dekade berkarya, Sanggar Seni Ngang telah melahirkan lebih dari 60 karya tari yang terinspirasi dari tradisi dan kearifan lokal Buol. Berbagai karya tersebut tidak hanya dipentaskan di tingkat daerah, tetapi juga tampil dalam berbagai ajang nasional, termasuk Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
Pendiri Sanggar Seni Ngang, Zainal Tahir, mengatakan perjalanan selama 20 tahun merupakan bentuk komitmen untuk menjaga identitas budaya Buol melalui pembinaan generasi muda.
"Tidak hanya aktif tampil di daerah, Sanggar Seni Ngang juga kerap mengharumkan nama Buol di kancah nasional. Berbagai torehan prestasi berhasil diraih, salah satunya dalam ajang bergengsi Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N)," ujar Zainal Tahir, yang akrab disapa Ka Enal, saat Dialog Sore RRI Kolaborasi Buol, Senin (27/7/2026).
Reputasi dan pengalaman panjang yang dimiliki Zainal Tahir juga membuatnya dipercaya menggarap upacara pembukaan Pekan Olahraga Daerah (POBDA) se-Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Buol. Dalam kesempatan tersebut, ia mengusung konsep pertunjukan bertajuk "The Spirit of Pogul", yang mengangkat semangat persatuan serta kekayaan budaya lokal sebagai identitas masyarakat Buol di hadapan seluruh kontingen dari Sulawesi Tengah.
Menurut Zainal, potensi generasi muda Buol di bidang seni sangat besar. Namun, potensi tersebut memerlukan dukungan nyata dari pemerintah daerah, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana yang memadai agar proses pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan.
"Harapan kami, Pemerintah Kabupaten Buol dapat menghadirkan taman kesenian atau pusat kebudayaan sebagai ruang bagi anak-anak muda untuk belajar, berproses, dan terus melestarikan seni budaya Buol. Dengan fasilitas yang memadai, kreativitas mereka akan terus tumbuh dan budaya daerah tetap hidup di masa depan," harap Zainal Tahir.
Keberadaan Sanggar Seni Ngang selama 20 tahun menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap budaya mampu melampaui batas asal daerah. Melalui pembinaan yang konsisten dan semangat melestarikan tradisi, sanggar tersebut terus berkontribusi mencetak generasi muda yang bangga terhadap identitas budaya Buol sekaligus memperkenalkannya ke tingkat nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....