Harga Cabai di Tolitoli Turun, Ibu Rumah Tangga Bernapas Lega
- 28 Jul 2026 15:10 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Kabupaten Tolitoli, khususnya para ibu rumah tangga. Setelah beberapa bulan terakhir harga cabai sempat melonjak hingga menembus lebih dari Rp100 ribu per kilogram, kini harga komoditas tersebut mulai turun dan berangsur stabil di Pasar Susumbolan, Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Pantauan di Pasar Susumbolan pada Minggu (26/7/2026) menunjukkan harga cabai kini berada di kisaran Rp 10 ribu per liter. Penurunan harga tersebut disambut antusias oleh warga karena cabai merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam berbagai jenis masakan sehari-hari.
Salah seorang warga Kelurahan Nalu, Sulastri, mengaku sangat bersyukur dengan turunnya harga cabai. Menurutnya, selama harga cabai tinggi, dirinya tetap membeli meski dalam jumlah terbatas karena keluarganya merupakan penikmat makanan pedas.
"Ketika harga cabai mahal mau tidak mau tetap membeli walau cuma beli sedikit. Tapi karena kita ini pecinta makanan pedas kadang jadi kurang nikmat. Makanya pas murah begini saya beli banyak memang. Biar tidak mudah rusak atau busuk saya simpan dengan baik," ujar Sulastri, Selasa (28/7/2026).
Ia mengatakan, momen turunnya harga cabai dimanfaatkan untuk membeli stok dalam jumlah lebih banyak. Dengan begitu, kebutuhan dapur keluarga tetap terpenuhi meski sewaktu-waktu harga cabai kembali mengalami kenaikan.
Sulastri juga membagikan cara sederhana yang selama ini ia terapkan agar cabai tetap segar dan tahan disimpan hingga berbulan-bulan. Tips tersebut diperolehnya dari media sosial dan telah terbukti efektif digunakan di rumah.
Menurutnya, langkah pertama adalah memilih cabai yang masih segar, bertekstur keras, dan tidak menunjukkan tanda-tanda pembusukan. Cabai juga sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan karena sisa air dapat memicu kelembaban dan mempercepat tumbuhnya jamur.
Selain itu, seluruh tangkai cabai sebaiknya dilepas, kemudian cabai disimpan dalam wadah kedap udara yang telah dialasi tisu dapur kering untuk menyerap kelembaban. Ia juga menambahkan tiga hingga empat siung bawang putih kupas ke dalam wadah karena dipercaya memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu mencegah pertumbuhan jamur.
Setelah wadah ditutup rapat, cabai disimpan di bagian dalam kulkas atau laci khusus sayuran. Dengan cara tersebut, cabai dapat bertahan lebih lama sehingga masyarakat tidak perlu khawatir membeli dalam jumlah banyak saat harga sedang murah.
Turunnya harga cabai diharapkan dapat meringankan pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Warga pun berharap harga kebutuhan pokok, khususnya cabai, tetap stabil sehingga tidak kembali membebani ekonomi keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....