Tim Mobile Puskesmas Biau Tangani Korban Gempa M 5,4 Buol

  • 26 Jul 2026 13:55 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Pasca-bencana gempa bumi bermagnitudo 5,4 yang menguncang Kabupaten Buol beberapa waktu lalu, Puskesmas Biau bergerak cepat memberikan pelayanan medis darurat (emergency) bagi warga terdampak.

Tak hanya menyiagakan Posko Pelayanan Kesehatan di markas puskemas, tim medis juga diterjunkan secara langsung dari rumah ke rumah (door-to-door) ke pemukiman warga di beberapa kelurahan.

Kepala Puskesmas Biau, Jasma, menyampaikan bahwa pembentukan tim mobile dan pembukaan posko ini bertujuan untuk memastikan seluruh korban yang membutuhkan penanganan medis dapat terjangkau dengan cepat.

"Kami membentuk tim mobile untuk menyisir warga langsung ke lapangan, sekaligus membuka posko utama penuh di Puskesmas Biau untuk memfasilitasi masyarakat yang belum terjangkau oleh tim door-to-door," ujar Jasma, Jumat, 24 Juli 2026

Sejak posko kesehatan dibuka, sejumlah warga terus berdatangan untuk memeriksakan kondisi fisik maupun psikologis mereka.

Dari sekian kasus yang ditangani, petugas medis sempat memberikan pertolongan kepada seorang anak berusia sekitar 6 tahun yang mengalami cedera fisik akibat dampak guncangan gempa.

Selain penanganan luka fisik ringan, tim medis Puskesmas Biau juga memfokuskan perhatian pada pasien yang mengeluhkan kecemasan berlebih pasca-gempa. Menurut Jasma, dampak psikologis seperti trauma, stres, dan rasa cemas tidak boleh diabaikan.

"Dampak psikologis seperti rasa cemas dan stres harus segera ditangani secara medis. Jika dibiarkan, trauma ini bisa memicu pemburukan kondisi kesehatan fisik masyarakat," jelasnya.

Guna mencegah dampak kesehatan yang lebih luas, Kepala Puskesmas Biau mengimbau masyarakat Kabupaten Buol untuk tetap waspada namun tidak panik secara berlebihan dalam menghadapi potensi gempa susulan.

Ia menjelaskan bahwa tingkat kepanikan yang tinggi dapat memicu gangguan kesehatan psikis dan fisik, yang sangat berisiko memperburuk kondisi warga yang memiliki penyakit penyerta (komorbid).

"Kami berharap masyarakat dapat saling mendukung dan menjaga kesehatan mental. Jangan ragu untuk segera mendatangi Posko Kesehatan Puskesmas Biau atau menghubungi petugas medis terdekat jika membutuhkan bantuan," tutup Jasma.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....