"KANARI", Maskot POPDA XXIV Sulteng 2026 yang Mengemban Misi Edukasi Lingkungan
- 24 Jul 2026 10:50 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol - Kemeriahan menyambut Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XXIV Sulawesi Tengah 2026 semakin terasa setelah panitia pelaksana resmi memperkenalkan KANARI sebagai maskot utama ajang tersebut. Kehadiran KANARI menjadi daya tarik tersendiri dalam menyemarakkan pesta olahraga pelajar se-provinsi.
Terinspirasi dari satwa langka khas daerah yaitu Kepiting Kenari (Birgus latro), KANARI hadir sebagai simbol semangat, kekuatan, dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Buol. Sosok maskot ini digambarkan sebagai representasi atlet pelajar yang gesit, tangguh, dan pantang menyerah.
| Baca juga: Buol Matangkan Persiapan POPDA Sulteng 2026 |
Dalam penampilannya, KANARI dihadirkan mengusung tema empat cabang olahraga utama yang dipertandingkan. Keempat cabor tersebut meliputi sepak bola, bola voli, bola basket, dan sepak takraw, yang siap memeriahkan arena pertandingan di Kabupaten Buol.
Di luar panggung olahraga, KANARI ternyata mengemban misi edukasi yang sangat penting bagi masyarakat luas. Maskot ini difungsikan sebagai media sosialisasi untuk mengenalkan Kepiting Kenari sebagai satwa langka endemik yang keberadaannya dilindungi oleh negara.
Melalui maskot KANARI, Pemerintah Kabupaten Buol dan panitia pelaksana mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kelestarian habitat alami satwa tersebut, khususnya di kawasan Pulau Raja, Kecamatan Paleleh Barat.
Langkah kreatif ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat agar populasi Kepiting Kenari di habitat aslinya tetap terjaga dan terus berkembang secara berkelanjutan dari generasi ke generasi.
Ketua Panitia Pelaksana POPDA XXIV Sulteng 2026, Purnomo Mener, menjelaskan alasan utama di balik pemilihan Kepiting Kenari sebagai figur maskot resmi pada helatan kali ini.
"Melalui maskot KANARI, kami tidak hanya ingin membangun antusiasme dan menyemarakkan ajang olahraga saja. Lebih dari itu, KANARI membawa misi edukasi lingkungan untuk mengenalkan Kepiting Kenari sebagai satwa langka endemik terlindungi di Pulau Raja, Paleleh Barat, agar kesadaran menjaga kelestarian alam terus tumbuh di tengah masyarakat," tegas Purnomo Mener.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....