Bupati Buol Inisiasi Penghijauan Kota Berbasis Hortikultura dan Gotong Royong

  • 25 Jul 2026 14:25 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol – Pemerintah Kabupaten Buol mulai mematangkan langkah strategis untuk mempercantik wajah wilayah perkotaan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal. Langkah ini diwujudkan melalui peluncuran gerakan penghijauan dan perindahan kota yang mengandalkan pengembangan sektor hortikultura secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut dibahas secara mendalam dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, M.M., di Aula Gedung A Dinas Pertanian, Senin (20/7) kemarin. Pertemuan penting ini dihadiri oleh jajaran perangkat daerah serta seluruh pemerintah kecamatan se-Kabupaten Buol.

"Gerakan ini dirancang bukan sekadar untuk memperindah tata ruang secara visual. Lebih dari itu, program ini menjadi bagian dari upaya besar dalam membangun identitas daerah serta menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, dan sehat," Jelas Risharyudi Triwibowo, Senin, 20 Juli 2026.

Bupati menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas lingkungan tempat tinggal masyarakatnya. Karena itu, sektor hortikultura dipilih sebagai instrumen utama karena mampu menghadirkan fungsi estetika sekaligus nilai ekonomis yang produktif bagi warga.

Sejumlah langkah konkret telah disiapkan oleh pemerintah daerah untuk merealisasikan visi tersebut dalam waktu dekat. Salah satu program unggulan yang dicanangkan adalah gerakan "Satu Kantor Satu Taman" yang wajib diterapkan di seluruh instansi dinas.

"Kami telah menyiapkan sejumlah langkah konkret, mulai dari gerakan 'Satu Kantor Satu Taman', penghijauan ruas jalan utama, hingga pembangunan taman buah yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat," ujar Bupati.

Selain penataan lingkungan kantor, Pemkab Buol juga memprioritaskan penghijauan di sepanjang jalan protokol menggunakan kombinasi tanaman pelindung dan tanaman hias. Di sisi lain, pemerintah daerah bakal membangun kawasan taman buah publik yang hasilnya dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat sekitar.

Tak berhenti pada penanaman vegetasi, Bupati juga mendorong pembenahan infrastruktur lingkungan secara menyeluruh. Penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) akan diselaraskan dengan program normalisasi saluran air guna mencegah potensi banjir serta menjaga kebersihan kota.

Guna memastikan program berjalan cepat, Bupati meminta seluruh jajaran dari tingkat kabupaten hingga desa untuk segera bergerak tanpa tergantung pada ketersediaan anggaran besar. Ia menekankan pentingnya membangkitkan kembali semangat gotong royong dan swadaya masyarakat sebagai kunci utama keberhasilan gerakan ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....