Buol Terapkan PM-AAS untuk Dongkrak Produktivitas Padi

  • 23 Jul 2026 11:36 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) mulai diterapkan di Kabupaten Buol sebagai upaya meningkatkan produktivitas padi sekaligus mendorong percepatan swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Modo, Kecamatan Bukal, pada Selasa, 21 Juli 2026.

Penyuluh Pertanian Kabupaten Buol, Rosnawati, S.P, mengatakan PM-AAS merupakan program yang dikembangkan Kementerian Pertanian dengan mengadopsi sistem budidaya modern yang dipadukan dengan teknologi pertanian presisi serta praktik budidaya yang telah berkembang di Indonesia.

Menurut Rosnawati, pelaksanaan program di Kabupaten Buol telah dimulai sejak awal Juli 2026. Sebelum masuk tahap pelaksanaan, proses diawali dengan penyusunan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) pada Juni 2026 sebagai dasar penetapan peserta dan lokasi kegiatan.

"Program PM-AAS di Kabupaten Buol mulai dijalankan sejak awal Juli 2026, setelah sebelumnya dilakukan tahapan CPCL pada bulan Juni. Tahapan tersebut menjadi dasar dalam menentukan kelompok tani yang akan melaksanakan program ini," ujar Rosnawati saat diwawancarai RRI.CO.ID, Rabu, 22 Juli 2026.

Ia menjelaskan, penerapan PM-AAS dilakukan langsung oleh para petani melalui kelompok tani. Dalam pelaksanaannya, petani didampingi penyuluh pertanian agar seluruh tahapan budidaya dapat diterapkan sesuai standar yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian.

Rosnawati mengatakan, program tersebut mengedepankan penggunaan benih unggul, pemupukan secara presisi, pengelolaan air yang lebih efisien, mekanisasi pertanian, serta peningkatan populasi tanaman sehingga mampu menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi dibanding pola budidaya konvensional.

"Tujuan utama program ini adalah meningkatkan produktivitas padi hingga mencapai 8 sampai 15 ton per hektar melalui penerapan sistem budidaya modern yang lebih efisien dan terukur," katanya.

Ia berharap keberhasilan program PM-AAS tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Buol. Program tersebut diharapkan menjadi salah satu model pertanian modern yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di berbagai wilayah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....