KWT Melati Buga Sulap Pekarangan Jadi Kebun Pangan Produktif
- 21 Jul 2026 14:52 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, TOLITOLI – Anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati di Desa Buga, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah. Area yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini disulap menjadi kebun sayur produktif yang hijau, asri, dan mampu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Program pemanfaatan pekarangan tersebut menjadi langkah nyata kelompok ibu-ibu di Desa Buga untuk mengurangi pengeluaran rumah tangga sekaligus menyediakan bahan pangan yang sehat dan lebih aman dikonsumsi. Beragam jenis sayuran ditanam secara mandiri sehingga warga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasokan dari pasar.
Ketua Kelompok Wanita Tani Melati, Emyarianti, mengatakan berbagai jenis tanaman hortikultura kini tumbuh subur di pekarangan rumah anggota kelompok. Sayuran yang dibudidayakan antara lain kangkung, sawi, tomat, cabai, dan terung. Penanaman dilakukan baik langsung di tanah maupun menggunakan media tanam sederhana seperti polibag dan botol plastik bekas bagi warga yang memiliki lahan terbatas.
"Jadi, pemanfaatan pekarangan ini sangat membantu kami. Sekarang kalau mau masak sayur atau butuh cabai, tinggal petik di depan atau samping rumah. Terus uang belanja jadi bisa dihemat untuk keperluan anak sekolah," ujar Emyarianti kepada RRI.co.id, Minggu (19/7/2026).
Menurutnya, keberadaan kebun pekarangan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi. Pengeluaran rutin untuk membeli sayuran dapat ditekan sehingga anggaran rumah tangga dapat dialihkan untuk kebutuhan lain, seperti biaya pendidikan anak.
Selain itu, sayuran yang ditanam secara mandiri dinilai lebih segar, higienis, dan minim penggunaan pestisida. Kondisi tersebut turut mendukung pemenuhan gizi keluarga, terutama bagi anak-anak, sehingga menjadi salah satu upaya mendukung pencegahan stunting di lingkungan masyarakat.
Pemerintah Desa Buga bersama penyuluh pertanian setempat juga terus memberikan dukungan terhadap keberlangsungan program tersebut. Pendampingan teknis budidaya tanaman, pembinaan kepada anggota kelompok, hingga bantuan benih secara berkala menjadi bentuk komitmen pemerintah desa dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis rumah tangga.
Emyarianti berharap hasil kebun pekarangan ke depan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, tetapi juga menghasilkan surplus panen yang dapat dipasarkan. Dengan demikian, kegiatan Kelompok Wanita Tani Melati dapat menjadi sumber tambahan pendapatan bagi para anggotanya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Buga.
Keberhasilan KWT Melati menjadi bukti bahwa ketahanan pangan dapat diwujudkan melalui langkah sederhana dari lingkungan rumah. Konsistensi para anggota dalam memanfaatkan pekarangan diharapkan dapat menginspirasi masyarakat desa lainnya untuk mengembangkan kebun keluarga sebagai upaya menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....