Peta Evakuasi Tsunami Dinilai Jadi Kebutuhan Mendesak
- 17 Jul 2026 13:39 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Penyusunan peta evakuasi dan penetapan batas aman tsunami menjadi langkah paling mendesak yang harus segera dilakukan pemerintah daerah di wilayah pesisir menurut Akademisi Universitas Tadulako (Untad) Palu, Ir. Drs. Abdullah, M.T., Dalam wawancara bersama RRI.CO.ID, pada Selasa (14/7/2026), Abdullah mengatakan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi gempa bumi harus didukung dengan informasi yang akurat agar proses penyelamatan berlangsung efektif.
Menurutnya, masyarakat selama ini masih cenderung melakukan evakuasi secara serentak tanpa memperhatikan posisi tempat tinggal terhadap potensi ancaman tsunami. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan dan risiko baru saat proses evakuasi.
Ia menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menyediakan peta evakuasi yang mudah dipahami masyarakat serta memasang penanda batas aman tsunami di kawasan pesisir.
"Saat ini yang lebih mendesak yang harus dilakukan adalah membuat peta-peta evakuasi, membuat batas-batas aman tsunami," kata Abdullah, Selasa (14/7/2026).
Ia mencontohkan, untuk Kabupaten Buol, kawasan yang berjarak sekitar 700 meter dari garis pantai diperkirakan sudah berada pada zona yang relatif aman dari ancaman tsunami, terutama jika berada pada elevasi yang lebih tinggi.
"Kalau untuk Kabupaten Buol mungkin jaraknya sekitar 700 meter dari pantai itu sudah aman, tidak usah lagi gelisah, apalagi kalau ketinggiannya seperti di halaman Kantor Bupati. Saya tahu karena saya sudah beberapa kali ke Buol," ujarnya.
Abdullah berharap pemerintah daerah segera menyusun peta evakuasi, memasang rambu-rambu jalur penyelamatan, serta memberikan edukasi secara berkelanjutan kepada masyarakat. Dengan demikian, warga dapat memahami prosedur evakuasi yang benar sehingga potensi korban saat terjadi gempa bumi dan tsunami dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....