Potensi Wisata Bahari Buol Menjanjikan, DED Tanjung Dako Disiapkan
- 27 Jul 2026 15:06 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol - Kabupaten Buol memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor wisata bahari berkat bentang wilayah pesisir yang luas serta keberadaan sejumlah pulau dengan daya tarik wisata alam. Meski demikian, pengembangan destinasi wisata bawah laut di daerah tersebut masih memerlukan eksplorasi dan perencanaan yang lebih matang agar dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan.
Ketua Buol Diving Club Taufik Dj Panua kepada RRI mengatakan Kabupaten Buol memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Sulawesi Tengah. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam bawah laut yang dimiliki daerah tersebut menjadi modal penting dalam menarik minat wisatawan.
"Kabupaten Buol memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari. Kondisi alamnya sangat mendukung dan memiliki daya tarik yang tidak kalah dengan daerah lain," ujar Taufik pada 26 Juni 2026
Selain itu, Taufik menjelaskan kondisi terumbu karang di sejumlah perairan Kabupaten Buol hingga saat ini masih tergolong baik dan terjaga. Namun, ia mengungkapkan pengembangan wisata bawah laut masih terkendala minimnya eksplorasi serta pemetaan yang komprehensif terhadap titik-titik penyelaman dan lokasi wisata potensial. "Eksplorasi dan pemetaan lokasi masih sangat terbatas. Padahal, data tersebut sangat dibutuhkan sebagai dasar pengembangan wisata bawah laut," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Buol Zaenal Tahir mengakui pengembangan wisata bawah laut masih menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, pemerintah daerah saat ini berupaya memastikan setiap objek wisata memiliki studi kelayakan sebagai dasar dalam proses pengembangannya.
Zaenal menambahkan, pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Buol memprioritaskan pengembangan kawasan wisata bahari Tanjung Dako melalui penyusunan Detail Engineering Design (DED). "Penyusunan DED menjadi langkah awal agar pengembangan kawasan wisata Tanjung Dako dapat dilakukan secara terencana, sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang dimiliki," ungkapnya.
Melalui penyusunan studi kelayakan dan DED tersebut, pemerintah berharap pengembangan wisata bahari di Kabupaten Buol dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan. Dengan dukungan potensi alam yang masih terjaga serta sinergi antara pemerintah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan, sektor wisata bahari diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Buol.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....