KPU Buol Nilai Pemisahan Pemilu dan Pilkada Perkuat Demokrasi
- 15 Jul 2026 10:36 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buol, Nanang, menilai pemisahan jadwal pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) memberikan dampak positif terhadap kualitas penyelenggaraan demokrasi di daerah.
Menurut Nanang, pelaksanaan Pemilu dan Pilkada secara terpisah membuat beban kerja penyelenggara menjadi lebih terstruktur sehingga setiap tahapan dapat dipersiapkan dan dilaksanakan secara lebih optimal.
Selain itu, kebijakan tersebut dinilai memberi ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk ikut mengawasi seluruh proses demokrasi, mulai dari tahapan penyelenggaraan hingga hasil pemilihan.
"Masyarakat dinilai memiliki kesempatan lebih besar untuk memahami setiap proses pemilihan karena tidak dilakukan dalam waktu yang bersamaan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas partisipasi publik dalam demokrasi," ujar Nanang, Senin (13/7/2026).
Nanang menjelaskan, pemisahan jadwal Pemilu dan Pilkada juga memudahkan masyarakat membedakan antara proses pemilihan anggota legislatif dengan pemilihan kepala daerah sebagai pemegang kekuasaan eksekutif.
Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap masing-masing proses, masyarakat diharapkan mampu melakukan pengawasan terhadap kinerja pejabat terpilih secara lebih efektif dan sesuai dengan kewenangan masing-masing.
"Kami berharap pelaksanaan Pemilu dan Pilkada yang terpisah dapat semakin memperkuat kualitas demokrasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang benar-benar mendapat kepercayaan publik," kata Nanang.
KPU Kabupaten Buol optimistis pemisahan jadwal penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada akan mendorong terciptanya proses demokrasi yang lebih berkualitas, transparan, dan partisipatif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....