Pemkab Tolitoli Dorong Identifikasi Naskah Kuno

  • 11 Jul 2026 16:54 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,Tolitoli - Pemerintah Kabupaten Tolitoli melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah menggelar sosialisasi identifikasi naskah kuno sebagai upaya melestarikan warisan budaya daerah yang memiliki nilai sejarah, pendidikan, dan kebudayaan bagi generasi mendatang.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli tersebut mengusung tema "Temukan, Kenali, Lestarikan: Peran Kita dalam Menjaga Warisan Budaya Daerah" dan diikuti oleh para camat, tokoh adat, serta pegiat budaya dari berbagai wilayah di Kabupaten Tolitoli.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli, Mohammad Asrul Bantilan, mengatakan Kabupaten Tolitoli memiliki sejarah panjang dan kekayaan budaya yang patut dibanggakan. Menurutnya, sangat mungkin masih terdapat berbagai naskah kuno yang tersimpan di rumah-rumah masyarakat, kediaman tokoh adat, lembaga keagamaan, maupun keluarga yang mewariskannya secara turun-temurun.

Namun, ia mengakui tidak semua pemilik memahami nilai historis dan budaya yang terkandung dalam naskah-naskah tersebut. Bahkan, sebagian diantaranya telah mengalami kerusakan akibat faktor usia, kondisi iklim, maupun kurangnya pengetahuan mengenai tata cara penyimpanan yang benar.

"Melalui kegiatan identifikasi ini, diharapkan terbangun pemahaman bersama mengenai pentingnya menemukan, mengenali, mendata, melindungi, dan melestarikan naskah kuno sebagai bagian dari identitas serta jati diri daerah," ujar Mohammad Asrul Bantilan.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Tolitoli mendukung berbagai program pelestarian budaya, termasuk pelestarian naskah kuno sebagai bagian dari memori kolektif daerah yang harus dijaga keberadaannya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli, Imran, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan langkah awal pemerintah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengertian, nilai, dan pentingnya naskah kuno sebagai warisan budaya bangsa.

Menurutnya, identifikasi naskah kuno juga bertujuan menemukan dan mendata berbagai dokumen bersejarah yang berpotensi menjadi sumber penelitian, bahan pendidikan, serta pengembangan kebudayaan di Kabupaten Tolitoli.

"Kami juga ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat agar menjaga, merawat, dan melindungi naskah kuno yang masih dimiliki keluarga, lembaga adat, maupun masyarakat, sehingga dapat diwariskan kepada generasi berikutnya," jelas Imran.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tolitoli berharap semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam mengidentifikasi keberadaan naskah kuno di lingkungannya. Dengan demikian, upaya pelestarian warisan budaya daerah dapat dilakukan secara lebih terarah dan menjadi bagian dari penguatan identitas budaya Kabupaten Tolitoli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....