Gotong Royong Tiga Desa Bangun Jembatan Darurat Pascajembatan Ambruk

  • 04 Jul 2026 15:13 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Masyarakat dari Desa Baruga, Desa Mokupo, dan Desa Mendaan bergotong royong membangun jembatan darurat setelah jembatan penghubung antar wilayah ambruk beberapa hari lalu. Pembangunan dilakukan agar akses transportasi dan aktivitas masyarakat dapat segera kembali berjalan, sembari menunggu pembangunan jembatan permanen.

Kepala Desa Mendaan Sudiharto kepada RRI mengatakan jembatan yang ambruk merupakan bangunan lama yang kondisinya sudah cukup tua sehingga tidak lagi mampu menopang aktivitas masyarakat secara optimal. Menurutnya, kerusakan tersebut membuat warga dari ketiga desa harus segera mencari solusi agar mobilitas tidak terhenti.

"Semangat gotong royong masyarakat dari Desa Mokupo, Baruga, dan Mendaan menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan jembatan darurat sehingga akses warga dapat segera difungsikan kembali," ujar Sudiharto.

Selain mengapresiasi partisipasi masyarakat, Sudiharto juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang turut mendukung proses pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan dampak ambruknya jembatan.

Sementara itu, Kepala Desa Baruga Irwan berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen. Ia menilai keberadaan jembatan tersebut sangat vital karena menjadi jalur utama yang menghubungkan aktivitas masyarakat di ketiga desa.

"Sekitar 80 persen masyarakat Desa Baruga memiliki lahan perkebunan yang berada di wilayah Desa Mendaan. Karena itu, jembatan ini sangat penting untuk menunjang mobilitas warga dan aktivitas ekonomi," kata Irwan.

Pemerintah desa bersama masyarakat berharap pembangunan jembatan permanen dapat segera direalisasikan agar konektivitas antar wilayah kembali normal. Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan jembatan yang layak diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas ekonomi serta meningkatkan keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur penghubung antara Desa Baruga, Desa Mokupo, dan Desa Mendaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....