DPMD Buol Optimistis Jumlah Desa Mandiri Terus Bertambah
- 03 Jul 2026 15:59 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Buol optimistis jumlah desa berstatus mandiri di wilayahnya akan terus meningkat melalui edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan kepada seluruh pemerintah desa. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong desa mampu mengelola potensi sumber daya alam, ekonomi, dan kelembagaan secara mandiri demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Status desa mandiri ditentukan melalui Indeks Desa Membangun (IDM) yang mengukur ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi secara berkelanjutan. Desa dengan status mandiri diharapkan mampu mengembangkan potensi lokal di berbagai sektor, seperti pertanian, peternakan, perikanan, kerajinan, hingga pariwisata desa. Pengembangan sektor-sektor tersebut diyakini dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengurangi ketergantungan terhadap sumber daya dari luar daerah.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Buol, Arfandi A. Wehantouw, mengatakan hingga saat ini baru 14 desa di Kabupaten Buol yang berhasil meraih status desa mandiri dari total 108 desa, 7 kelurahan, dan 11 kecamatan.
“Saat ini, dari total 108 desa, 7 kelurahan, dan 11 kecamatan di Kabupaten Buol, baru terdapat 14 desa yang telah menyandang status desa mandiri,” kata Arfandi A. Wehantouw kepada RRI.co.id, Kamis (2/7/2026).
Menurut Arfandi, salah satu kendala yang masih dihadapi dalam meningkatkan jumlah desa mandiri adalah masih adanya desa yang berstatus blank spot atau belum memiliki jaringan telekomunikasi yang memadai. Kondisi tersebut berdampak pada proses penginputan data yang menjadi syarat penilaian status desa.
“Kondisi tersebut menjadi kendala dalam proses penginputan data yang menjadi syarat penilaian status desa. Prosesnya membutuhkan waktu karena setiap data harus melalui tahapan verifikasi dan persetujuan dari instansi terkait sebelum status desa dapat ditingkatkan,” ujarnya.
Meski demikian, Arfandi menegaskan tantangan terbesar bukan hanya persoalan teknis penginputan data, tetapi bagaimana seluruh pemangku kepentingan memiliki komitmen yang sama dalam meningkatkan status desa. Karena itu, DPMD Buol terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa agar semakin banyak desa memenuhi kriteria sebagai desa mandiri.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Buol berharap semakin banyak desa yang mampu mengoptimalkan potensi lokalnya sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dan pembangunan desa yang berkelanjutan dapat terwujud.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....