Regenasi Petani Muda jadi Tantangan Ketahanan Pangan Tolitoli

  • 02 Jul 2026 16:51 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Kabupaten Tolitoli menghadapi tantangan dalam regenerasi petani muda di tengah semakin minimnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mempengaruhi ketahanan pangan daerah apabila tidak segera mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Ketua Komoditas Petani Milenial Tolitoli Muhammad Rafli Anis kepada RRI mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya, saat ini hanya sedikit anak muda di Kabupaten Tolitoli yang bersedia menggeluti sektor pertanian, padahal peran mereka sangat dibutuhkan untuk menjamin keberlanjutan produksi pangan di masa mendatang.

"Saya merasa resah melihat kondisi saat ini. Anak muda di Kabupaten Tolitoli sangat sedikit yang mau bertani. Padahal, jika regenerasi petani tidak berjalan, kita khawatir ketahanan pangan di Tolitoli tidak akan terjaga di masa depan," ujar Rafli.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah petani di Kabupaten Tolitoli hanya sekitar 38 persen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa mayoritas pelaku pertanian saat ini masih didominasi oleh kelompok usia yang lebih tua, sehingga diperlukan upaya regenerasi untuk menjaga keberlangsungan sektor pertanian.

Menurut Rafli, keterlibatan generasi muda dalam dunia pertanian menjadi salah satu kunci untuk mempertahankan produktivitas lahan dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat. Tanpa adanya regenerasi, sektor pertanian berisiko mengalami penurunan akibat berkurangnya tenaga kerja produktif di bidang tersebut.

Karena itu, Rafli mengajak generasi muda Tolitoli untuk mulai memanfaatkan lahan pertanian yang tersedia dan tidak membiarkannya terbengkalai. "Saya mengajak anak-anak muda di Tolitoli agar mau bertani dan memanfaatkan lahan yang ada. Jangan sampai kebun-kebun kita dibiarkan tidak dikelola karena itu akan berdampak pada ketahanan pangan daerah di masa depan," katanya.

Ia berharap semakin banyak anak muda yang melihat sektor pertanian sebagai peluang yang menjanjikan, bukan sekadar pekerjaan tradisional. Dengan meningkatnya partisipasi generasi muda, regenerasi petani di Kabupaten Tolitoli diharapkan dapat berjalan lebih baik sehingga mampu menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....