Petani Tolitoli Didorong Jadi Pengelola Bantuan Pertanian
- 25 Jun 2026 14:34 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Pemerintah Kabupaten Tolitoli terus mengoptimalkan berbagai program bantuan bagi petani guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian, khususnya tanaman pangan. Namun, keberhasilan program tersebut dinilai tidak hanya bergantung pada besarnya bantuan yang diberikan, melainkan juga pada kemampuan petani dalam memanfaatkan bantuan secara efektif dan berkelanjutan.
Akademisi Pertanian di Tolitoli, Dr. Salawati, menegaskan bahwa paradigma petani perlu berubah dari sekadar penerima bantuan menjadi pengelola bantuan. Menurutnya, perubahan pola pikir tersebut penting agar berbagai fasilitas yang diberikan pemerintah dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas pertanian.
“Petani tidak lagi hanya diposisikan sebagai penerima bantuan, tetapi harus menjadi pengelola. Jika petani mampu mengelola sumber daya yang diberikan pemerintah secara maksimal, maka produktivitas pertanian dapat terus meningkat dan ketergantungan terhadap bantuan bisa dikurangi,” ujar Dr. Salawati.
Ia menjelaskan, berbagai bantuan pemerintah mulai dari benih unggul hingga sarana produksi pertanian telah tersedia. Namun demikian, masih diperlukan penguatan pada aspek pengelolaan pasca panen, pemasaran hasil produksi, serta upaya antisipasi perubahan iklim yang berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas hasil panen.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tolitoli, Eliyah HP Sagala, mengatakan bahwa produktivitas padi di Kabupaten Tolitoli saat ini telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Meski demikian, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan hasil produksi melalui pendampingan intensif dan penerapan teknologi pertanian secara menyeluruh.
“Pemerintah sebenarnya ingin produktivitas padi tidak hanya berada pada kisaran lima ton per hektar, tetapi bisa mencapai delapan hingga sembilan ton per hektar. Kami terus melakukan pendampingan melalui penyuluh pertanian di setiap desa agar petani dapat menerapkan paket teknologi secara lengkap,” kata Eliyah HP Sagala.
Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak ragu terjun ke sektor pertanian karena dinilai memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Pemerintah berharap sinergi antara bantuan, pendampingan, serta peran aktif petani dapat semakin memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Tolitoli.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....