Gubernur Sulteng Terima Gelar Kehormatan Balengga Ntodea
- 23 Jun 2026 09:25 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,Tolitoli - Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, menerima Gelar Kehormatan Balengga Ntodea, dalam rangkaian acara Pelantikan Pengurus Front Pemuda Kaili (FPK) Kabupaten atau Kota Libu Mbaso Pemuda Kaili, bertema Mosangu Mompakambaso Ngata, yang digelar di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK) Andi Raga Pettalolo, Sabtu, 20 Juni 2026.
Gubernur Anwar Hafid, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat hadir di tengah keluarga besar Front Pemuda Kaili, hal itu menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan masyarakat Sulawesi Tengah, terlebih di tengah situasi daerah yang baru saja menghadapi musibah gempa bumi.
“Saya sangat berbahagia, karena malam ini kita menyaksikan sebuah parade kekuatan yang luar biasa, bahkan di tengah Sulawesi Tengah yang sedang diuji oleh musibah gempa bumi, Front Pemuda Kaili hadir tepat pada waktunya untuk memberikan semangat kepada masyarakat. Sulawesi Tengah, membutuhkan persatuan dan kesatuan. Hanya dengan persatuan dan kesatuan kita bisa membangun daerah ini,” jelasnya.
Gubernur, menegaskan Tanah Kaili memiliki kekayaan nilai budaya dan pesan-pesan leluhur yang sangat relevan untuk dijadikan fondasi pembangunan daerah.
Karena itu, ia mengajak generasi muda, khususnya Front Pemuda Kaili, untuk terus menjaga dan menghidupkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu nilai, yang mendapat perhatian khusus adalah Nosarara Nosabatutu, yang bermakna persaudaraan dan kebersamaan, nilai tersebut harus terus hidup di tengah masyarakat dan tidak sekedar menjadi semboyan.
“Orang tua kita telah berpesan tentang Nosarara Nosabatutu, nilai ini harus terus dijaga karena menjadi kekuatan yang menyatukan masyarakat Sulawesi Tengah,” jelasnya.
Gubernur, juga mengingatkan pentingnya nilai Nosangu Norambanga atau semangat gotong royong yang telah diwariskan oleh leluhur Kaili dan menilai semangat kebersamaan tersebut terbukti dalam berbagai situasi, termasuk saat masyarakat bahu-membahu membantu korban gempa bumi di Kabupaten Sigi beberapa hari lalu.
“Ketika gempa terjadi, banyak saudara-saudara kita dari Palu dan daerah lainnya datang membantu masyarakat terdampak. Itulah bukti, bahwa nilai gotong royong dan kepedulian masih hidup di tengah masyarakat kita,” ucapnya.
Dirinya, berharap Front Pemuda Kaili dapat menjadi mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta mengawal pembangunan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....