Gubernur Sulteng Gelar Jumat Subuh Berkah dan Dzikir Bersama

  • 22 Jun 2026 16:52 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,Tolitoli - Ribuan jamaah yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, serta masyarakat Kota Palu, memadati Halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, dalam Pelaksanaan Sholat Subuh Berjamaah, Dzikir Bersama, Jumat Subuh Berkah, sekaligus Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Jumat, 19 Juni 2026.

Kegiatan tersebut, sebagai bagian dari implementasi program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Berani Berkah yang di dalamnya mencakup penguatan nilai-nilai spiritual, melalui Program Sulteng Berjamaah dan Sulteng Mengaji.

Dalam arahannya, Gubernur Anwar Hafid, menjelaskan Kegiatan Jumat Subuh Berkah bukan sekadar agenda seremonial pemerintah, melainkan bagian dari ikhtiar spiritual bersama untuk memohon perlindungan, keberkahan, keselamatan, serta kesejahteraan bagi Sulawesi Tengah.

Dikatakan, berbagai peristiwa kebencanaan yang terjadi di Sulawesi Tengah, termasuk gempa bumi yang kembali dirasakan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir, harus dimaknai sebagai pengingat agar manusia semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Kita di Sulawesi Tengah ini sedang diingatkan oleh Allah, dulu tahun 2018 kita pernah merasakan ujian besar dan sekarang kembali kita merasakan getaran gempa. Ini, menjadi pengingat bahwa kita tidak boleh hanya mengandalkan kekuatan manusia semata, namun juga harus terus mendekatkan diri kepada Allah,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dalam konsep pemerintahan, terdapat dua hal mendasar yang menjadi tujuan utama, yakni prosperity atau kesejahteraan, serta security atau rasa aman.

“Dalam ilmu pemerintahan, tugas utama pemerintah itu hanya dua, menghadirkan kesejahteraan dan rasa aman bagi masyarakat. ” sebutnya.

Maka dari itu, Gubernur Sulteng mengajak seluruh ASN, khususnya pegawai Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, untuk menjadikan Kegiatan Subuh Berjamaah sebagai budaya bersama dalam membangun keberkahan daerah.

Sebab, dirinya meyakini apabila ribuan aparatur pemerintahan secara rutin memulai hari dengan doa, ibadah dan memohon pertolongan kepada Allah SWT, maka keberkahan akan turun bagi daerah dan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah.

“Kalau ribuan pegawai kita hadir setiap subuh untuk berdoa bersama, insyaallah keberkahan akan datang. Kalau daerah ini berkah, maka rakyat akan merasakan kesejahteraan dan pemerintah juga akan mampu bekerja dengan baik,” jelasnya.

Gubernur, berharap kegiatan Jumat Subuh Berkah dapat terus berjalan secara konsisten, tidak hanya menjadi respons ketika daerah menghadapi musibah, tetapi menjadi kebiasaan spiritual kolektif yang terus dijaga bersama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....