Duta GenRe Tolitoli Angkat PHBS pada Cultural Immersion Tingkat Provinsi Sulteng
- 09 Jun 2026 12:12 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, TOLITOLI – Perwakilan Kabupaten Tolitoli terus mematangkan persiapan menghadapi Ajang Apresiasi dan Kreativitas Duta GenRe Provinsi Sulawesi Tengah 2026. Salah satu cabang yang akan diikuti adalah Cultural Immersion, yang menjadi wadah bagi para peserta untuk menampilkan budaya daerah yang dikolaborasikan dengan nilai-nilai edukasi Generasi Berencana (GenRe).
Founder Putra-Putri Budaya sekaligus bagian dari Forum GenRe Mappasabatu Kabupaten Tolitoli, Halik, mengatakan pihaknya saat ini fokus mempersiapkan penampilan terbaik untuk mewakili daerah pada ajang tingkat provinsi tersebut.
“Hari ini kami sedang mempersiapkan perwakilan Kabupaten Tolitoli untuk mengikuti Ajang Apresiasi dan Kreativitas Duta GenRe Provinsi Sulawesi Tengah 2026. Salah satu cabang yang dilombakan adalah Cultural Immersion yang wajib diikuti oleh seluruh perwakilan dari 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah,” ungkap Halik kepada rri.co.id, Minggu 7 Juni 2026.
Menurut Halik, dalam penampilan Cultural Immersion, Kabupaten Tolitoli mengangkat tema Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Tema tersebut dipilih karena sejalan dengan petunjuk teknis kegiatan yang mengharuskan materi yang diangkat memiliki keterkaitan dengan program Generasi Berencana.
Ia menjelaskan, terdapat dua substansi utama yang akan ditampilkan dalam penampilan tersebut. Pertama, edukasi mengenai “Isi Piringku” sebagai panduan pola makan sehat yang terdiri dari 30 persen karbohidrat, 30 persen protein, 20 persen buah-buahan, dan 20 persen sayur-sayuran. Kedua, edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Jika masyarakat membuang sampah sembarangan, lingkungan akan tercemar dan berdampak pada kesehatan. Karena itu, perilaku hidup bersih dan sehat perlu terus disosialisasikan kepada generasi muda,” jelasnya.
Halik menegaskan bahwa setiap peserta dari 13 kabupaten dan kota diwajibkan mengangkat budaya atau kebiasaan positif yang berkembang di daerah masing-masing. Untuk Tolitoli, PHBS dipilih karena memiliki keterkaitan erat dengan berbagai program yang diusung GenRe dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga).
Ia berharap melalui lomba Cultural Immersion, para finalis Duta GenRe tidak hanya mampu menampilkan budaya daerah, tetapi juga menjadi agen perubahan yang dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. “Saya yakin melalui kolaborasi para remaja sebagai agen perubahan, kita dapat membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, dan berkualitas,” tutup Halik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....