SMP Negeri 3 Tolitoli Larang Siswa Bawa Kendaraan
- 08 Jun 2026 13:46 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – SMP Negeri 3 Tolitoli terus memperkuat pembinaan kepada peserta didik guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengimbau sekaligus melarang siswa membawa kendaraan bermotor ke sekolah karena mayoritas masih berada di bawah usia yang diperbolehkan untuk berkendara di jalan raya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Negeri 3 Tolitoli, Nur Afni Ari Santi, mengatakan pihak sekolah secara rutin memberikan edukasi dan pembinaan kepada siswa terkait aturan berkendara serta pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekolah terhadap keselamatan para pelajar.
“Kami terus memberikan pemahaman kepada siswa agar tidak membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Selain faktor usia yang belum memenuhi syarat, keselamatan anak juga harus menjadi perhatian utama orang tua,” ujar Nur Afni Ari Santi, Sabtu (6/6/2026).
Menurutnya, sebagian besar siswa tingkat SMP belum memenuhi persyaratan usia untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Karena itu, sekolah berharap orang tua dapat memberikan pengawasan yang lebih baik terhadap anak-anak mereka, termasuk dalam penggunaan kendaraan sehari-hari.
Nur Afni menambahkan, pendidikan mengenai disiplin dan keselamatan berlalu lintas perlu ditanamkan sejak dini agar siswa memiliki kesadaran hukum serta tanggung jawab sebagai pengguna jalan di masa mendatang.
Ia juga menyambut baik pelaksanaan Operasi Patuh Tinombala yang digelar Kepolisian. Menurutnya, operasi tersebut menjadi momentum penting untuk mengedukasi masyarakat, termasuk kalangan pelajar, mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Melalui Operasi Patuh Tinombala, kami berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga budaya tertib berlalu lintas dapat terbentuk dan risiko kecelakaan dapat ditekan,” katanya.
Pihak sekolah juga mengajak seluruh orang tua untuk berperan aktif dalam mendukung keselamatan anak dengan memastikan mereka menggunakan sarana transportasi yang aman dan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat terkait, diharapkan angka pelanggaran lalu lintas yang melibatkan pelajar di Kabupaten Tolitoli dapat terus menurun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....