Sektor Perikanan Buol Menjadi Poros Baru Ekonomi Daerah
- 21 Mei 2026 15:12 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah, terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan potensi kelautan dan perikanan yang besar di kawasan pesisir utara Sulawesi. Memiliki delapan wilayah pesisir pantai yang membentang luas, daerah berjuluk “Kota Berkah” itu dinilai menyimpan kekayaan laut yang mampu mendongkrak perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan data Dinas Perikanan Kabupaten Buol, total potensi perikanan tangkap di wilayah tersebut diperkirakan mencapai 37.627 ton. Potensi itu didominasi kelompok ikan pelagis seperti tongkol, cakalang, dan layang yang menjadi komoditas unggulan masyarakat sekaligus memiliki nilai ekonomi tinggi di pasaran.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buol, Dr. Tonang Malongi Sahura, mengatakan konsumsi ikan masyarakat Buol juga mengalami peningkatan sebesar 3,51 persen. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan sektor perikanan tidak hanya berperan sebagai komoditas perdagangan, tetapi juga menjadi penopang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.
“Jadi untuk potensi perikanan yang ada di daerah ini sebenarnya tidak kalah dengan daerah lainnya, hanya saja pengelolaannya belum maksimal diakibatkan banyak faktor, salah satunya keterbatasan anggaran di sektor perikanan,” ujar Dr. Tonang dalam dialog di Studio Kolaborasi RRI Buol, Rabu (20/5/2026).
Selain perikanan tangkap, sektor budidaya tambak juga dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Kabupaten Buol tercatat memiliki potensi lahan tambak seluas 10.350 hektar yang tersebar di hampir seluruh kecamatan.
Namun hingga kini, pemanfaatan lahan tambak tersebut baru mencapai sekitar 700 hektar. Pemerintah daerah pun mulai memfokuskan pengembangan budidaya pada komoditas unggulan nasional, khususnya udang vaname.
“Potensi tambak kita ibarat raksasa tidur. Ruang pengembangannya masih sangat luas, terutama untuk komoditas unggulan nasional seperti udang vaname, jadi untuk sementara di sektor budidaya itu saja yang saat ini tengah difokuskan,” tambahnya.
Dr. Tonang berharap adanya dukungan anggaran yang lebih besar bagi sektor perikanan, termasuk pembangunan infrastruktur pelelangan ikan, optimalisasi lahan tambak, serta pemberdayaan masyarakat pesisir.
Ia optimistis, dengan sinergi berbagai pihak, sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Buol dapat menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....