Muswil IPM Sulteng Ditutup, Semangat Khidmat Menggema
- 16 Mei 2026 15:13 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Musyawarah Wilayah (Muswil) XVII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulawesi Tengah resmi ditutup di SKB Tolitoli, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan Pusat IPM, Pimpinan Wilayah IPM Sulawesi Tengah, pimpinan daerah Muhammadiyah dan Ortom, serta peserta dari berbagai kabupaten di Sulawesi Tengah.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tolitoli, Sunaryo, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Muswil yang berlangsung selama tiga hari dengan penuh semangat kebersamaan.
“Atas nama PDM Kabupaten Tolitoli, saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh kader IPM se-Sulawesi Tengah yang telah mempercayakan Tolitoli sebagai tuan rumah,” ujar Sunaryo dalam sambutannya.
Menurutnya, Muswil XVII IPM menjadi momentum penting bagi kader Muhammadiyah untuk memasuki era baru gerakan pelajar yang lebih progresif dan berdaya saing. Ia menegaskan bahwa forum tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan amanah besar yang harus dijaga bersama demi kemajuan IPM Sulawesi Tengah.
Sunaryo mengatakan, SKB Tolitoli menjadi saksi semangat kader Muhammadiyah dari berbagai daerah yang mampu bermusyawarah dan melahirkan keputusan strategis untuk masa depan organisasi.
Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia lokal, Ortom Muhammadiyah, dan warga Muhammadiyah Tolitoli yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
“Inilah wajah khidmat yang sesungguhnya, bekerja tanpa meminta disorot,” katanya.
Dalam refleksi tema “Khidmat Pelajar Era Baru”, Sunaryo menekankan pentingnya peran IPM sebagai subjek perubahan, khususnya bagi daerah 3T seperti Buol, Morowali Utara, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, dan Sigi. Ia mendorong kader IPM agar aktif dalam gerakan literasi, dakwah digital, hingga melawan persoalan sosial seperti judi online.
“Musyawarah ini hanya akan menjadi catatan sejarah jika tidak melahirkan kader yang berani mengaji, berani menulis, berani melawan judi online, serta berani membela Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Sunaryo berpesan kepada pimpinan wilayah IPM Sulawesi Tengah yang baru terpilih agar memperkuat kaderisasi, menjaga ukhuwah, serta lebih dekat dengan pelajar di wilayah kepulauan dan pelosok.
“Tolitoli mungkin jauh di peta, tapi dekat di hati kader IPM,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....