Demi Penataan Bahu Jalan, Disperdag Kembalikan Penjual Ikan ke pasar Bumi harapan
- 14 Mei 2026 13:44 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,TOLITOLI – Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli memastikan kesiapan sarana relokasi bagi para pedagang ikan yang saat ini berjualan di bahu Jalan Baru (Jalan Maloon). Pemerintah daerah telah menyediakan puluhan lapak layak pakai di Pasar Bumi Harapan guna memastikan para pedagang tetap dapat menjalankan usahanya setelah penertiban dilakukan.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli, Chairuddin, SE, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari fungsi penataan perdagangan di wilayah Tolitoli. Berdasarkan data dinas, terdapat sekitar 35 penjual ikan di Jalan Baru yang sebagian besar merupakan mantan pedagang dari Pasar Bumi Harapan.
"Kami tidak menghalangi masyarakat untuk mencari nafkah, namun tempatnya harus ditata agar tertib dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan. Untuk itu, kami sudah menyiapkan sekitar 54 lapak di Pasar Bumi Harapan yang siap menampung seluruh penjual ikan dari Jalan Baru," ujar Chairuddin dalam dialog interaktif, Senin (11/5/2026).
Khairuddin mengakui bahwa tantangan utama relokasi ini adalah anggapan pedagang bahwa berjualan di pinggir jalan lebih menguntungkan karena akses pembeli yang lebih mudah dan bebas biaya. Namun, ia menekankan bahwa aktivitas tersebut memicu kemacetan dan rawan kecelakaan.
"Pemerintah daerah bersikap optimis. Kami memohon dukungan seluruh masyarakat Tolitoli agar mendukung penertiban ini. Jika semua pedagang kembali ke pasar, maka masyarakat secara otomatis akan mencari kebutuhan ikan ke Pasar Bumi Harapan, bukan lagi di pinggir jalan," tambahnya.
Proses pemindahan ini dilakukan secara bertahap, diawali dengan masa sosialisasi humanis yang dipimpin oleh pihak kelurahan dan kecamatan sejak 7 Mei lalu. Chairuddin menegaskan target pemerintah adalah memastikan tidak ada lagi aktivitas perdagangan di bahu Jalan Baru mulai tanggal 15 Mei mendatang.
"Kami pastikan di Pasar Bumi Harapan tempatnya layak. Kami akan terus mengelola dan memantau aktivitas di sana agar pasar kembali ramai dan roda ekonomi pedagang tetap berputar dengan lebih tertib," tutup Chairuddin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....