Cegah Kecelakaan, Dishub Buol Perketat Pengawasan Truk Material di Jalan Poros
- 12 Mei 2026 13:10 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buol terus memperketat pengawasan terhadap aktivitas truk pengangkut material Galian C yang melintasi jalan poros negara. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk meminimalisir risiko kecelakaan akibat muatan yang melebihi kapasitas (overload).
Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dishub Buol, Udin Djalal, menegaskan bahwa pihaknya terus menggencarkan himbauan kepada para sopir truk agar tidak mengangkut material seperti tanah timbunan atau batu pecah melebihi kapasitas bak.
"Muatan yang berlebihan sering kali tercecer di jalan poros. Hal ini sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lain, terutama pengendara roda dua yang rentan tergelincir akibat ceceran material tersebut," ujar Udin Djalal kepada rri.co.id, Selasa 12 Mei 2026.
Meskipun pengawasan rutin dilakukan di titik-titik krusial, seperti wilayah Lopon, Kelurahan Kumaligon, Dishub Buol mengaku menemui hambatan besar dalam penegakan hukum. Saat ini, dinas belum dapat memberikan sanksi tegas kepada para pelanggar.
Kendala utama terletak pada kekosongan personel Pejabat Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di tubuh Dishub Buol karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun. Tanpa adanya PPNS, pihak dinas tidak memiliki kewenangan penuh untuk melakukan tindakan hukum atau pemberian sanksi formal di lapangan.
"Saat ini kami hanya sebatas memberikan himbauan dan teguran. Kami berharap kekurangan personel penyidik ini dapat segera teratasi di masa mendatang agar penegakan aturan bisa lebih maksimal," tambahnya.
Sebagai langkah alternatif, Dishub Buol telah menjalin komunikasi dengan para pengawas pengumpulan material di wilayah Lopon. Pengawas diminta memastikan muatan batu pecah minimal rata dengan bak truk dan tidak menggunung guna mencegah material terjatuh ke badan jalan.
Udin menekankan bahwa keselamatan di jalan poros negara yang padat kendaraan merupakan tanggung jawab bersama. Kerja sama yang solid antara sopir, pemilik usaha Galian C, dan pengawas lapangan sangat diperlukan untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman.
"Keselamatan adalah prioritas. Kami meminta kesadaran para sopir dan pengawas untuk menjaga muatannya demi menghindari kecelakaan lalu lintas yang bisa merugikan banyak pihak," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....