Tips Memilih Daging Kurban 2026 yang Sehat dan Layak Konsumsi
- 07 Mei 2026 06:43 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID.Tolitoli - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, masyarakat mulai mempersiapkan ibadah qurban. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah memilih hewan kurban yang sehat agar daging yang dihasilkan aman, bergizi, dan sesuai syariat.
Sejumlah lembaga seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan lembaga filantropi lainnya menekankan pentingnya memperhatikan kualitas hewan kurban sejak sebelum penyembelihan hingga distribusi daging.
1. Pilih Hewan dari Sumber Terpercaya
Masyarakat disarankan membeli hewan kurban dari peternak atau penjual yang memiliki reputasi baik dan diawasi otoritas kesehatan hewan. Hal ini penting untuk memastikan hewan bebas penyakit dan layak dikonsumsi.
2. Pastikan Hewan Sehat dan Tidak Cacat
Hewan kurban harus dalam kondisi sehat, tidak pincang, tidak buta, dan tidak memiliki penyakit. Ciri hewan sehat antara lain aktif, nafsu makan baik, bulu bersih, serta mata cerah.
Selain itu, hewan yang terlalu kurus atau menunjukkan tanda-tanda sakit sebaiknya tidak dipilih karena dapat mempengaruhi kualitas daging.
3. Perhatikan Usia Hewan Sesuai Syariat
Syarat usia minimal juga menjadi faktor penting. Misalnya, kambing minimal berumur 1–2 tahun dan sapi minimal sekitar 2–3 tahun tergantung pendapat ulama.
4. Cek Kondisi Fisik dan Perilaku
Ciri hewan kurban yang baik antara lain:
- Gerakannya lincah dan tidak lesu
- Nafsu makan normal
- Tidak ada luka atau cairan abnormal pada tubuh
- Kotoran tidak cair
Pemeriksaan sederhana ini membantu memastikan hewan dalam kondisi prima sebelum disembelih.
5. Perhatikan Kualitas Daging Setelah Penyembelihan
Setelah penyembelihan, kualitas daging juga harus dicek. Daging yang baik memiliki:
- Warna merah cerah
- Tekstur kenyal
- Tidak berbau menyengat
Jika ditemukan bau tidak sedap atau warna tidak normal, daging sebaiknya tidak dikonsumsi.
6. Pastikan Proses Penyembelihan dan Penyimpanan Higienis
Proses penyembelihan harus sesuai syariat dan higienis untuk menghindari kontaminasi bakteri. Setelah itu, daging perlu disimpan pada suhu yang tepat agar tetap segar dan aman dikonsumsi.
Memilih hewan kurban yang sehat dan berkualitas tidak hanya menentukan sahnya ibadah, tetapi juga berdampak pada keamanan daging yang dikonsumsi masyarakat. Dengan memperhatikan kondisi fisik, usia, serta proses penyembelihan, umat Muslim dapat memastikan daging kurban 2026 aman, sehat, dan bermanfaat bagi penerima.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....