Perlindungan Pekerja Informal Tolitoli Masih Rendah Sekali
- 05 Mei 2026 15:46 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Tingkat perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal di Kabupaten Tolitoli masih tergolong rendah. Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), jumlah pekerja informal atau mandiri mencapai 71.865 orang, namun yang telah terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan baru sekitar 7.900 orang.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Tolitoli Buol, Amaluddin, mengungkapkan kondisi tersebut menjadi perhatian serius pihaknya dalam meningkatkan cakupan perlindungan tenaga kerja di daerah.
“Berdasarkan data Sakernas, jumlah pekerja formal di Tolitoli sebanyak 19.709 orang, pekerja informal 71.865 orang, dan jasa konstruksi 4.715 orang. Namun yang sudah terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja formal 15.538 orang, sementara informal baru 7.900 orang,” ujar Amaluddin dalam program Tolitoli Menyapa, Jumat (1/5/2026).
Ia menambahkan, pekerja informal seperti nelayan, petani, dan pekerja rentan lainnya masih menjadi pekerjaan rumah besar karena jumlahnya cukup dominan namun belum sepenuhnya tersentuh program perlindungan sosial.
“Kami terus berupaya meningkatkan jangkauan perlindungan sosial, khususnya bagi pekerja mandiri yang jumlahnya besar, namun yang terlindungi masih sangat sedikit,” tambahnya.
Melalui berbagai upaya sosialisasi dan edukasi, pihak BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong peningkatan kepesertaan, khususnya di sektor informal. Diharapkan kedepan semakin banyak pekerja yang memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.
Program ini bertujuan memberikan perlindungan atas berbagai risiko kerja, mulai dari kecelakaan kerja, kehilangan pekerjaan, hingga jaminan hari tua dan kematian. Dengan perlindungan tersebut, diharapkan kesejahteraan serta produktivitas pekerja dan keluarganya dapat meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....