Penerapan Tumpang Sari Jagung di Perkebunan Kelapa

  • 02 Mei 2026 17:50 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Para petani di Desa Malangga, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, mulai mengadopsi inovasi pertanian melalui sistem tumpang sari guna meningkatkan produktivitas lahan. Metode ini dilakukan dengan menanam jagung di sela-sela pohon kelapa yang telah tumbuh sebelumnya.

Langkah tersebut dinilai sebagai strategi efektif untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan, yang sebelumnya hanya bergantung pada hasil panen kelapa. Dari pantauan di lapangan, tanaman jagung terlihat tumbuh subur di bawah naungan pohon kelapa yang memiliki jarak tanam cukup lebar.

Bhabinkamtibmas Desa Malangga, Aipda Adriz, mengatakan sistem tumpang sari menjadi solusi bagi keterbatasan lahan pertanian baru sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami melihat antusiasme petani di Desa Malangga ini sangat tinggi. Tanaman jagung yang dihasilkan tidak hanya untuk konsumsi pribadi, tetapi juga sudah mulai menyuplai kebutuhan pakan ternak di wilayah sekitar, sehingga metode ini yang kami arahkan ke para petani,” ujar Adriz kepada RRI, Sabtu (02/05/2026).

Ia menambahkan, meski metode ini cukup menjanjikan, petani tetap harus memperhatikan aspek teknis, terutama terkait intensitas cahaya matahari. Pengaturan jarak tanam menjadi faktor penting agar tanaman jagung tetap mendapatkan sinar matahari yang cukup meski berada di bawah naungan pohon kelapa.

Keberhasilan penerapan sistem tumpang sari ini diharapkan mampu menjadikan Desa Malangga sebagai percontohan desa mandiri pangan, dengan pengelolaan potensi perkebunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....