Desa Sese Dorong Transparansi Bansos lewat Edukasi dan Musdes 2026

  • 27 Apr 2026 11:59 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Pemerintah Desa Sese melaksanakan edukasi program bantuan sosial (bansos) dan pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dirangkaikan dengan Musyawarah Desa (Musdes), Senin (27/4/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai mekanisme penyaluran bantuan sosial sekaligus memperbaiki keakuratan data penerima manfaat.

Acara dihadiri Camat Dampal Utara Kaharuddin, pendamping sosial Kementerian Sosial, perwakilan Dinas Sosial, Kepala Desa Sese, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kaharuddin mengapresiasi Pemerintah Desa Sese atas inisiatif penyelenggaraan edukasi dan Musdes. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Sosial yang telah memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait program bantuan sosial.

Menurutnya, ketidaktepatan sasaran bansos masih menjadi persoalan yang perlu dibenahi. Karena itu, edukasi kepada masyarakat dan pemutakhiran data DTSEN dinilai menjadi langkah penting.

Ia menambahkan, di wilayah Kecamatan Dampal Utara, baru dua desa yang telah melaksanakan kegiatan serupa, yakni Desa Tompoh dan Desa Bambapula.

Sebagai narasumber, Kepala Bidang Daya Sosial Dinas Sosial Tri Wahyudi memaparkan sejumlah program bantuan sosial, antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), Program Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi (PPSE), serta program daerah seperti Berani Sehat dan Berani Cerdas.

Selain itu, disampaikan pula informasi mengenai program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, seperti Panada, UEP Sajuta, Sekolah Rakyat, pengumpulan uang dan barang, serta peran Karang Taruna dalam mendukung kesejahteraan sosial masyarakat.

Sementara itu, Penyuluh Sosial Ahli Muda sekaligus pengelola data SIKS-NG Kabupaten, Arifuddin Biki, menjelaskan materi mengenai DTSEN, termasuk proses pembaruan data dan kaitannya dengan program Berani Cerdas serta Berani Sejahtera.

Ia menekankan pentingnya validitas data agar penyaluran bantuan sosial dapat tepat sasaran.

Kepala Desa Sese Rahmawati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, selama ini masih terdapat kesalahpahaman di masyarakat yang menganggap penentuan penerima bansos dilakukan pemerintah desa.

Melalui kegiatan ini, kata dia, masyarakat mulai memahami bahwa penyaluran bansos didasarkan pada data yang terintegrasi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah Desa sebagai bagian dari prosedur pengusulan penerima bansos dan pemutakhiran data. Hasil Musdes selanjutnya akan diinput ke dalam aplikasi SIKS-NG sebagai dasar penetapan penerima bantuan sosial yang lebih akurat dan transparan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....