56 KPM Tolitoli Utara Terima KKS, Penyaluran Lebih Tertib
- 26 Apr 2026 17:09 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Sebanyak 56 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Tolitoli Utara menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) melalui program bantuan sosial yang disalurkan pemerintah. Program ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam memperkuat sistem penyaluran bantuan sosial yang lebih terintegrasi, transparan, dan tepat sasaran.
Penyaluran KKS dilakukan pada Minggu, 26 April 2026, bertempat di Kantor Desa Salumpaga. Dalam kegiatan tersebut, Bank Mandiri Cabang Tolitoli bertindak sebagai bank penyalur resmi yang bertanggung jawab atas pembukaan rekening hingga distribusi kartu kepada para penerima manfaat.
Program ini ditujukan bagi KPM penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako. Dengan sistem non-tunai melalui KKS, pemerintah berharap bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat secara aman serta meminimalisasi potensi penyimpangan dalam proses penyaluran.
Dalam pelaksanaannya, distribusi KKS turut didampingi oleh pendamping sosial SDM PKH yang berperan aktif membantu masyarakat, terutama dalam pengisian Aplikasi Pembukaan Rekening (APR). Pendampingan ini dinilai sangat membantu, khususnya bagi KPM yang belum terbiasa dengan prosedur administrasi perbankan maupun teknologi yang digunakan.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WITA dengan suasana tertib dan kondusif. Empat petugas bank yang dipimpin oleh Realdi selaku Admin Bansos Mandiri Tolitoli hadir langsung untuk melakukan verifikasi data, pembukaan rekening, hingga penyerahan KKS kepada penerima. Seluruh tahapan dilakukan secara sistematis untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Ketua Tim Pendamping Sosial SDM PKH Kabupaten Tolitoli, Samsinar Yonas, menjelaskan bahwa penerima KKS kali ini merupakan KPM lama yang sebelumnya menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia. “Penyaluran ini merupakan bagian dari proses transisi ke sistem perbankan agar bantuan lebih efektif dan transparan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para penerima untuk menjaga kartu dengan baik dan tidak menyalahgunakannya. “Kami menghimbau KPM agar tidak menuliskan PIN di kartu, tidak menggadaikan, serta tidak meminjamkan KKS kepada siapa pun. KKS harus dipegang sendiri sebagai bentuk tanggung jawab,” tegas Samsinar.
Lebih lanjut, Samsinar menekankan pentingnya komitmen peserta PKH dalam memenuhi kewajiban program, termasuk mengikuti kegiatan P2K2. Ia menambahkan, kepatuhan terhadap aturan menjadi syarat utama keberlanjutan bantuan. Dengan pelaksanaan yang tertib dan dukungan berbagai pihak, penyaluran KKS di Tolitoli Utara diharapkan menjadi contoh penyaluran bantuan sosial yang efektif, transparan, dan tepat sasaran di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....