Masyarakat Minta Penindakan Tegas Bagi Pelaku Balap Liar

  • 25 Apr 2026 12:56 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,Tolitoli — Maraknya aksi balap liar di kalangan remaja, hingga usia dini di Kabupaten Tolitoli, menjadi fenomena sosial yang kian mengkhawatirkan. Selain mencerminkan ketimpangan sosial di lingkungan masyarakat, aktivitas tersebut juga membawa dampak negatif, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

Salah seorang masyarakat di Kelurahan Tuweley, Alfayed, dalam Dialog Tolitoli Menyapa, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut, dan menilai penanganan balap liar tidak cukup hanya melalui imbauan atau sosialisasi, tetapi juga perlu disertai tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

“Kami berharap pihak keamanan tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga melakukan penindakan tegas seperti penilangan, bahkan memberikan surat teguran kepada orang tua anak yang terlibat, agar ada efek jera,” ucapnya, Sabtu, 25 April 2026.

Menanggapi hal tersebut, Kanit Keamanan dan Keselamatan Satuan Lalu Lintas Polres Tolitoli, Aiptu Setiawan, menjelaskan pihaknya selama ini telah melakukan langkah-langkah penindakan di lapangan. Upaya tersebut, dilakukan melalui patroli rutin serta penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas.

“Jika ditemukan pelanggaran, kami melakukan penindakan baik berupa tilang maupun teguran langsung di tempat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan untuk pelaku balap liar yang masih di bawah umur dan mengendarai kendaraan roda dua, pihak kepolisian tidak segan melakukan penyitaan kendaraan. Selain itu, orang tua atau keluarga dari anak yang bersangkutan turut dipanggil untuk diberikan pembinaan.

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau pentingnya sinergi antara aparat keamanan, masyarakat dan khususnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka. Menurutnya, upaya pencegahan balap liar tidak dapat dilakukan secara sepihak tanpa dukungan dari berbagai pihak.

“Ini perlu kerja sama semua pihak, orang tua harus ikut mengawasi, masyarakat juga berperan aktif, sehingga aksi balap liar di kalangan remaja bisa dicegah,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....