Kompolnas Pastikan Transparansi dan Akuntabel Rekrutmen Polri 2026

  • 23 Apr 2026 13:10 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,Tolitoli - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), melaksanakan Kegiatan Pemantauan dan Pengawasan Seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026, di wilayah Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu, 22 April 2026.

Pemantauan itu, merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh tahapan rekrutmen anggota Polri berjalan secara bersih, transparan, akuntabel dan humanis. Kehadiran Kompolnas, juga menjadi bentuk pengawasan eksternal guna menjaga integritas proses seleksi agar tetap profesional dan bebas dari praktik penyimpangan.

Ketua Tim Kompolnas RI, Gufron, menyampaikan apresiasi pelaksanaan seleksi di Polda Sulteng, yang sedang berlangsung saat ini nilainya berjalan sesuai prinsip yang ditetapkan. Serta, menegaskan kepercayaan publik terhadap institusi Polri harus terus dijaga melalui langkah-langkah konkret, salah satunya melalui proses rekrutmen yang terbuka dan profesional.

“Rekrutmen yang bersih dan transparan, adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, setiap tahapan harus dijalankan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” ucapnya.

Gufron, juga mengingatkan agar setiap potensi penyimpangan dapat dicegah sedini mungkin melalui sistem pengawasan yang ketat dan berkelanjutan, baik dari internal maupun eksternal.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, menyampaikan pihaknya menyambut baik kehadiran Kompolnas dalam melakukan pengawasan langsung, terhadap proses seleksi penerimaan anggota Polri di daerah.

Bahkan, menurutnya pengawasan dari Kompolnas menjadi bentuk sinergi yang positif dalam memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis).

“Kami berkomitmen, untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap tahapan seleksi. Kehadiran Kompolnas, tentu menjadi penguat bagi kami untuk memastikan proses ini berjalan sesuai aturan dan bebas dari intervensi,” terangnya.

Pihaknya, menegaskan membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk turut mengawasi jalannya seleksi serta melaporkan jika ditemukan indikasi pelanggaran. Serta, berharap melalui pengawasan yang ketat dan kolaboratif dapat menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami berharap proses seleksi ini dapat melahirkan personel Polri yang unggul, profesional dan humanis, sehingga mampu menjawab harapan masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....