Kualitas Beras Jadi Tantangan, PERPADI Tolitoli Soroti Keterbatasan Gilingan Pad

  • 21 Apr 2026 18:44 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Ketua PERPADI Kabupaten Tolitoli, Drs. Zahlin A. Dalle, MM, menyoroti persoalan kualitas beras yang dihasilkan petani sebagai salah satu tantangan utama dalam musim tanam Oktober–Maret, serta persiapan menghadapi musim tanam berikutnya pada April–September mendatang.

Menurut Zahlin, hasil panen petani belakangan ini sebenarnya memberikan harapan besar terhadap peningkatan kesejahteraan. Namun, kualitas beras yang dihasilkan masih belum sepenuhnya memenuhi standar premium yang diharapkan pasar, khususnya untuk penyerapan oleh Bulog.

“Melihat hasil kerja petani baru-baru ini, itu memang memberikan suatu harapan yang besar bagi seluruh petani. Namun, harapan kesejahteraan itu sangat ditentukan oleh kualitas beras yang dihasilkan,” ujarnya. Selasa, 21 April 2026.

Ia menjelaskan, salah satu faktor utama yang memengaruhi kualitas beras adalah keterbatasan fasilitas penggilingan padi di Kabupaten Tolitoli. Dari total unit yang ada, sebagian besar masih menggunakan sistem one pass yang cenderung menghasilkan beras medium.

“Gilingan padi di Kabupaten Tolitoli ini sekitar 255 unit one pass, 25 unit double pass, dan hanya 1 unit RNP. Dengan kondisi ini, tentu belum mampu menghasilkan beras premium secara optimal,” jelasnya.

Zahlin menambahkan, kondisi tersebut berdampak pada rendahnya serapan beras petani oleh Bulog yang mengutamakan kualitas premium.

“Harapan Bulog itu beras yang masuk adalah kualitas tinggi atau premium. Sementara sebagian besar hasil petani kita masih kategori medium, sehingga yang terserap masih sangat sedikit,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....