Mubes IX TTMC Dorong Transformasi Organisasi Berkelanjutan
- 18 Apr 2026 17:47 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Musyawarah Besar (Mubes) ke-IX Tolitoli Tiger Motor Club (TTMC) digelar pada Sabtu, 18 April 2026 dengan mengusung tema “Transformasi Organisasi Guna Menciptakan Komunitas Motor Yang Adaptif dan Berkelanjutan”. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi TTMC dalam memperkuat eksistensi organisasi yang telah berdiri selama hampir dua dekade.
Ketua TTMC, Aspian yang akrab disapa Bro Cecep, menegaskan bahwa usia organisasi yang telah mencapai 18 tahun menunjukkan kedewasaan dalam berorganisasi. Ia menilai, tantangan terbesar bukan pada membentuk organisasi, melainkan menjaga keberlanjutannya. “Membentuk organisasi itu mudah, tapi mempertahankannya itu yang sulit. Di usia 18 tahun ini, TTMC harus terus berkembang dan beradaptasi,” ujarnya.
Menurutnya, Mubes kali ini menjadi ajang untuk melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang mampu membawa organisasi lebih maju dan memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi internal komunitas, tetapi juga masyarakat luas. “Kami berharap lahir pemimpin yang bijak, loyal, dan mampu membawa TTMC semakin kompak serta berdaya saing,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran TTMC sebagai agen keselamatan berkendara di Kabupaten Tolitoli. Organisasi ini diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan kepolisian dalam mensosialisasikan aturan dan etika berlalu lintas. “Kami ingin TTMC menjadi pelopor keselamatan berkendara dan memberi contoh baik bagi komunitas lain,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Honda Tiger Club Indonesia (HTCI) Sulawesi Tengah, Ir.Syafrudin A. Rahman,S.T,M,Eng. atau Bro Sappe, mengapresiasi pelaksanaan Mubes IX TTMC. Ia berharap forum ini dapat menghasilkan keputusan strategis yang memperkuat organisasi ke depan. “Semoga TTMC semakin eksis, solid, dan mampu melahirkan keputusan yang fundamental serta demokratis,” ucapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya transformasi organisasi di tengah tantangan zaman, termasuk kondisi sepeda motor Tiger yang sudah tidak lagi diproduksi. Namun demikian, minat terhadap motor tersebut masih cukup tinggi. “Walaupun motor Tiger sudah tidak diproduksi, peminatnya masih ada. Ini yang harus diimbangi dengan adaptasi organisasi agar tetap berkelanjutan,” jelasnya.
| Baca juga: TPP Ditegaskan Bukan Hak Otomatis ASN |
Dalam hal regenerasi, HTCI mencatat adanya penambahan anggota baru di TTMC pada tahun 2026. Hal ini menjadi indikator bahwa komunitas tersebut masih diminati. “TTMC baru saja menambah tujuh anggota baru. Ini menunjukkan regenerasi tetap berjalan dan komunitas masih hidup,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kanit Kamsel Satlantas Polres Tolitoli, Aiptu Setiawan, berharap TTMC dapat terus menjadi mitra strategis kepolisian dalam menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas. “Kami berharap TTMC bisa menjadi pelopor keselamatan dan membantu menekan angka kecelakaan yang masih cukup tinggi di wilayah Tolitoli,” tuturnya.
Ia menambahkan, selama ini komunikasi antara kepolisian dan komunitas motor, termasuk TTMC, telah terjalin dengan baik. Melalui berbagai kegiatan seperti kopdar dan touring, kepolisian aktif memberikan edukasi keselamatan. “Kami hadir tidak hanya saat penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan masyarakat untuk memberikan sosialisasi keselamatan berkendara,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....