Lapas Leok Kembangkan Program Ketahanan Pangan untuk Warga Binaan
- 18 Apr 2026 12:43 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Leok, Kabupaten Buol, mengembangkan program pembinaan berbasis ketahanan pangan dengan melibatkan warga binaan. Program ini dirancang sebagai upaya meningkatkan kemandirian sekaligus membekali keterampilan produktif bagi para warga binaan selama menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Leok, Achmad Adrian, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Prabowo Subianto terkait penguatan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, lembaga pemasyarakatan memiliki potensi besar dalam mendukung program tersebut melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia.
“Program ini tidak hanya bertujuan untuk pembinaan, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Achmad Adrian dalam wawancara bersama RRI.
Ia menambahkan, pihak lapas memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal untuk kegiatan pertanian. Berbagai komoditas ditanam dan dikelola secara langsung oleh warga binaan di bawah pengawasan petugas.
Hasil dari kegiatan pertanian tersebut tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan internal lapas, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran praktis bagi warga binaan. Mereka mendapatkan pengalaman langsung dalam mengelola pertanian yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.
Dalam hal pemasaran hasil panen, pihak lapas telah menjalin koordinasi dengan para pedagang di pasar. Petugas secara aktif membangun komunikasi agar hasil pertanian warga binaan dapat terserap dengan baik di masyarakat.
Achmad Adrian menegaskan bahwa hasil penjualan tersebut turut memberikan manfaat bagi warga binaan yang terlibat. “Sebagian hasilnya kami kembalikan kepada warga binaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja mereka, sehingga mereka termotivasi untuk terus produktif,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....