Simulasi Banjir Bandang Uji Kesiapsiagaan Puskesmas Torue

  • 17 Apr 2026 12:47 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Simulasi bencana banjir bandang dilaksanakan di Puskesmas Torue, Desa Torue, Kecamatan Torue, pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menguji kesiapsiagaan fasilitas layanan kesehatan dalam menghadapi situasi darurat bencana, khususnya di wilayah rawan banjir.

Simulasi tersebut mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1949 Tahun 2011 tentang Pedoman Kesiapsiagaan Bencana di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 434 Tahun 2010 tentang Penanggulangan Krisis Kesehatan, serta Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Kegiatan ini diinisiasi oleh IPAS dan dilaksanakan melalui kerja sama dengan BPBD Kabupaten Parigi Moutong serta Puskesmas Torue. Fokus utama simulasi meliputi pengujian rencana kontinjensi (renkon), alur evakuasi pasien dan tenaga kesehatan, serta koordinasi lintas sektor dalam kondisi darurat banjir bandang.

BPBD Kabupaten Parigi Moutong dalam kegiatan ini diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan yang bertindak sebagai tim evaluator. Ia didampingi dua orang Jabatan Fungsional (Jafung) Analis Kebencanaan serta satu staf dari bidang Kedaruratan dan Logistik.

Dalam pelaksanaannya, tim evaluator melakukan penilaian terhadap berbagai aspek, mulai dari kesiapan prosedur operasional, kecepatan respon petugas, hingga efektivitas koordinasi antar unit. Penilaian ini menjadi dasar untuk perbaikan sistem kesiapsiagaan di masa mendatang.

“Kegiatan ini penting untuk memastikan bahwa seluruh prosedur berjalan dengan baik saat kondisi darurat benar-benar terjadi. Kami menilai kesiapan tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga koordinasi antar petugas,” ujar perwakilan BPBD yang terlibat sebagai evaluator.

Melalui simulasi ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat, khususnya tenaga kesehatan, semakin sigap dan terkoordinasi dalam menghadapi potensi bencana. Upaya ini diharapkan mampu meminimalisir risiko serta dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Torue dan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....