Efisiensi Anggaran Berdampak pada Aparatur Desa Talaki

  • 17 Apr 2026 07:51 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Kebijakan efisiensi anggaran yang digulirkan pemerintah pusat mulai berdampak hingga ke tingkat desa. Di Desa Talaki, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, sejumlah aparatur desa dilaporkan mengundurkan diri secara serentak dalam beberapa waktu terakhir.

Aparatur yang mundur mencakup berbagai unsur, mulai dari Rukun Tetangga (RT), pemangku adat, hingga perangkat desa lainnya. Pengunduran diri tersebut diduga dipicu oleh pemangkasan hak dan insentif sebagai dampak penyesuaian anggaran desa.

Kepala Desa Talaki membenarkan adanya gelombang pengunduran diri tersebut. Ia menyebut langkah efisiensi anggaran terpaksa diambil untuk menjaga stabilitas keuangan desa di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi saat ini.

“Langkah ini merupakan opsi yang paling realistis agar keuangan desa tetap terjaga dan roda pemerintahan dapat berjalan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut bukan merupakan keputusan sepihak pemerintah desa. Menurutnya, langkah yang diambil merupakan bentuk penyesuaian terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Kami hanya melakukan penyesuaian terhadap regulasi yang berlaku. Ini bukan kebijakan lokal semata, tetapi bagian dari kebijakan nasional,” tegasnya.

Pemerintah desa berharap para aparatur yang memilih mundur dapat memahami situasi yang ada. “Kami berharap tidak muncul kekecewaan berkepanjangan. Ini murni karena regulasi dari pusat dan demi menjaga keberlangsungan pemerintahan desa,” tambahnya. Hingga kini, kondisi Desa Talaki dilaporkan tetap kondusif, meski pemerintah desa terus melakukan pendekatan persuasif dan mediasi guna meredam potensi gejolak sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....