Dinkes Parigi Moutong Catat 15 Kasus Suspek Campak hingga April 2026

  • 16 Apr 2026 16:46 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,Parigi Moutong - Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong melaporkan jumlah kasus suspek campak sejak awal tahun 2026 hingga pertengahan April mencapai 15 orang. Meski demikian, pemerintah daerah memastikan langkah pencegahan terus dilakukan, termasuk penguatan imunisasi bagi anak.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Yunita Armin Tagunu, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 daerah tersebut sempat mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dengan 17 kasus positif dan 106 kasus suspek.

Memasuki tahun 2026, jumlah kasus suspek relatif lebih rendah. Hingga pertengahan April, tercatat 15 kasus suspek tanpa lonjakan signifikan. Upaya pencegahan terus dilakukan melalui peningkatan cakupan imunisasi campak, khususnya pada anak-anak.

“Untuk stok vaksin campak di Kabupaten Parigi Moutong di tahun 2026 ini masih mencukupi,” ujar Yunita kepada RRI, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, pemberian imunisasi campak dapat menimbulkan reaksi ringan pada anak seperti peningkatan suhu tubuh. Namun, hal tersebut merupakan respon normal sebagai bagian dari proses pembentukan kekebalan tubuh.

Yunita juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih aktif membawa anak ke posyandu untuk mendapatkan vaksinasi lengkap guna mencegah risiko penularan campak.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya imunisasi, karena ini merupakan langkah efektif melindungi anak dari penyakit campak,” tambahnya.

Dinas Kesehatan setempat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan kesehatan serta edukasi kepada masyarakat guna menekan potensi penyebaran penyakit menular.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....