Persiapan Sensus Ekonomi 2026, BPS Buol Mulai Mutakhirkan Data Usaha Secara Masif
- 08 Apr 2026 17:55 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buol mulai mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26). Sebagai langkah awal, BPS Buol telah melakukan pemutakhiran data pra-prelist yang melibatkan pengecekan langsung ke lapangan. Muhammad Arya Fitra, perwakilan dari tim integrasi pengolahan dan diseminasi statistik BPS Buol, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda rutin 10 tahunan yang dilaksanakan pada tahun dengan akhiran angka enam. Terakhir kali, sensus serupa digelar pada tahun 2016 lalu.
"Untuk Sensus Ekonomi 2026 ini, pelaksanaannya direncanakan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026," ujar Arya dalam wawancara baru-baru ini. Rabu, 8 April 2026
Hingga akhir Maret 2024, BPS Buol telah merampungkan penyusunan data pra-prelist dari berbagai sumber. Tak hanya sekadar mengolah data di kantor, para pegawai BPS bahkan turun langsung ke pasar-pasar di wilayah Buol setiap hari Jumat untuk melakukan verifikasi faktual.
"Kami turun langsung ke pasar untuk mengecek apakah usaha-usaha yang terdaftar masih beroperasi, sudah tutup, atau mungkin berpindah lokasi," tambah Arya.
Sensus Ekonomi ini nantinya akan mencakup seluruh sektor usaha di Kabupaten Buol, mulai dari skala kecil hingga besar. Arya menegaskan bahwa baik warung kecil di depan rumah maupun toko bangunan besar akan menjadi objek pendataan.
Mengingat cakupan sensus yang luas, BPS Buol saat ini sedang menunggu arahan dari pusat terkait mekanisme perekrutan mitra pendataan. "Karena ini sensus, kita harus mendata seluruh wilayah Buol, sehingga pasti akan membutuhkan petugas dalam jumlah yang banyak," jelasnya.
Mengingat cakupan Sensus Ekonomi 2026 yang sangat luas dan harus menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Buol, pihak BPS Buol kini tengah menunggu instruksi teknis dari pusat mengenai prosedur perekrutan mitra pendataan. Muhammad Arya Fitra menekankan bahwa sebagai sebuah kegiatan sensus menyeluruh, kebutuhan akan sumber daya manusia dipastikan sangat besar guna menyisir setiap unit usaha tanpa terkecuali. Oleh karena itu, ketersediaan petugas dalam jumlah yang banyak menjadi kunci utama agar pendataan di seluruh pelosok daerah dapat berjalan dengan maksimal.
Pihak BPS Buol menekankan pentingnya kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha di Bumi Pogogul dengan menyambut kedatangan petugas sensus secara terbuka tanpa rasa sungkan. Muhammad Arya Fitra mengimbau warga agar menerima petugas dengan baik serta memberikan jawaban yang jujur dan data yang riil selama proses pendataan berlangsung. Hal ini dikarenakan akurasi data menjadi kunci utama dalam penyusunan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, sehingga kebijakan ekonomi di masa depan dapat benar-benar menjawab kebutuhan nyata di lapangan tanpa adanya ketimpangan informasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....