Golkar Tolitoli Klarifikasi Bantuan Ayam Petelur Bermasalah

  • 07 Apr 2026 11:25 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID - Tolitoli : Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tolitoli, Gunardi, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar di media mengenai dugaan penyaluran bantuan program ayam petelur yang dikaitkan dengan anggota DPRD. Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik sekaligus meluruskan informasi yang berkembang.

Gunardi menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penelusuran internal, kelompok penerima bantuan tersebut benar-benar ada dan bukan kelompok fiktif sebagaimana yang sempat diberitakan. Ia menegaskan bahwa struktur kepengurusan serta anggota kelompok dapat diverifikasi secara jelas.

“Kelompok penerima bantuan memang ada, bukan fiktif, dan dapat dipertanggungjawabkan keberadaannya,” ujar Gunardi dalam keterangannya.

Namun demikian, di lapangan ditemukan sejumlah kendala teknis yang dihadapi oleh anggota kelompok. Sebagian anggota belum siap menerima dan mengelola bantuan secara langsung, terutama karena keterbatasan fasilitas kandang serta kesiapan modal operasional awal.

Untuk mengantisipasi agar bantuan tidak terbengkalai, dilakukan langkah penitipan sementara ayam petelur kepada pihak yang telah memiliki fasilitas memadai. Bantuan tersebut saat ini dikelola di kandang yang sudah tersedia dan siap digunakan.

Gunardi menambahkan bahwa langkah tersebut telah melalui kesepakatan internal kelompok. Ketua dan anggota kelompok telah berkomitmen bahwa pengelolaan dilakukan sementara hingga seluruh anggota siap menerima dan mengelola bantuan secara mandiri.

“Hasil produksi telur nantinya akan dibagi sesuai kesepakatan bersama anggota kelompok,” jelasnya.

Lebih lanjut, DPD Partai Golkar Kabupaten Tolitoli menegaskan bahwa tidak terdapat unsur fiktif dalam program bantuan tersebut. Program tetap berjalan dengan dasar kelompok yang sah dan memiliki legitimasi yang jelas.

Sebagai sikap organisasi, Golkar Tolitoli berkomitmen untuk terus mengawal agar program bantuan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, pihaknya juga akan mendorong perbaikan tata kelola program serta melakukan evaluasi internal guna mencegah kesalahpahaman dan polemik di kemudian hari.

Di akhir pernyataannya, Gunardi mengimbau seluruh pihak untuk menyikapi informasi secara berimbang serta mengedepankan klarifikasi sebelum menarik kesimpulan. Ia berharap klarifikasi ini dapat memberikan pemahaman utuh kepada masyarakat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....