BMKG Beri Peringatan Dini Fenomena "El Nino Godzilla" di Buol
- 06 Apr 2026 17:44 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, BUOL - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Tolitoli mengeluarkan peringatan serius bagi masyarakat Kabupaten Buol terkait ancaman fenomena iklim ekstrem yang dijuluki "El Nino Godzilla". Fenomena langka ini diprediksi akan membawa dampak signifikan terhadap ketersediaan air dan sektor keamanan lahan di wilayah tersebut.
Prakirawan BMKG Tolitoli, Rilla, menjelaskan bahwa istilah "El Nino Godzilla" merujuk pada intensitas El Nino yang sangat kuat yang terjadi bersamaan dengan fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif.
"Kondisi ini dipicu oleh kenaikan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur, yang diperparah dengan suhu Samudra Hindia bagian barat yang lebih panas dibandingkan wilayah Indonesia," ujar Rilla dalam keterangannya, Senin 06 Maret 2026.
Meski pengaruh topografi lokal di Sulawesi diprediksi akan sedikit meredam dampak ekstrem jika dibandingkan dengan wilayah Jawa dan Sumatera, warga Buol diminta tidak lengah.
Masyarakat di Kabupaten Buol kini menghadapi ancaman serius dari fenomena "El Nino Godzilla" yang memicu berbagai risiko lingkungan dan ekonomi, mulai dari penurunan curah hujan hingga 30 persen yang berujung pada potensi krisis air bersih akibat menyusutnya debit sungai dan sumur warga. Selain meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) akibat kondisi tanah yang sangat kering, sektor perikanan juga terdampak oleh anomali suhu permukaan laut sebesar 0 hingga 0,5 derajat Celcius yang mengganggu pola angin serta distribusi ikan di perairan setempat.
Menanggapi potensi krisis tersebut, BMKG Tolitoli memberikan sejumlah poin rekomendasi bagi warga dan Pemerintah Daerah Kabupaten Buol:
- Sektor Pertanian: Petani disarankan segera menyiapkan strategi pengairan, melakukan konservasi air, serta beralih ke varietas tanaman yang lebih tahan terhadap cuaca panas (toleran kekeringan).
- Manajemen Air: Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan air bersih dan mulai menyiapkan cadangan air sebelum debit air menurun lebih jauh.
- Larangan Pembakaran Lahan: Warga dilarang keras melakukan aktivitas pembakaran terbuka secara sembarangan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan yang sulit dikendalikan.
- Keselamatan Nelayan: Nelayan dan warga pesisir diminta rutin memantau informasi tinggi gelombang dan perubahan angin melalui kanal resmi BMKG untuk memantau status ENSO terkini.
Masyarakat diharapkan tetap tenang namun selalu memperbarui informasi melalui aplikasi InfoBMKG atau kanal komunikasi resmi pemerintah setempat guna mendapatkan peringatan dini yang akurat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....