Tanam Serempak Cetak Sawah Rakyat Digelar di Desa Soraya

  • 06 Apr 2026 11:52 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Desa Soraya, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, menjadi pusat perhatian pada Senin, 6 April 2026, dengan digelarnya kegiatan Tanam Serempak Cetak Sawah Rakyat. Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat daerah dan pusat, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara.

Pemerintah Kabupaten Buol diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buol Syarif Pusadan. Turut hadir pula perwakilan DPRD Buol, Kementerian Pertanian, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Syarif Pusadan mengungkapkan bahwa efisiensi anggaran turut berdampak pada pengelolaan sektor pertanian, termasuk di Desa Soraya. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perhatian pemerintah pusat melalui berbagai program yang diberikan kepada petani.

“Efisiensi tentu memengaruhi pengelolaan sawah, khususnya di Desa Soraya. Namun kami sangat mengapresiasi Kementerian Pertanian yang terus memberikan bantuan untuk program cetak sawah rakyat ini,” ujar Syarif.

Ia berharap bantuan tersebut mampu meningkatkan semangat dan produktivitas masyarakat dalam mengelola lahan pertanian. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Bidang Pembinaan Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi, menyampaikan kabar positif terkait kondisi pangan nasional. Ia menyebutkan bahwa produksi beras nasional pada tahun 2025 mengalami surplus yang signifikan.

“Produksi beras kita surplus, serapan gabah mencapai 4 juta ton, dan cadangan beras saat ini sekitar 4,8 juta ton. Ini cukup untuk memenuhi kebutuhan beberapa bulan ke depan,” jelas Dedi.

Usai kegiatan inti, acara dilanjutkan dengan makan siang bersama antara pejabat dan masyarakat Desa Soraya. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak saat mereka menikmati hidangan lokal secara bersama-sama.

Kegiatan kemudian ditutup dengan panen bersama di lahan sawah yang telah ditanami sebelumnya. Masyarakat dan para pejabat bergotong royong memanen padi dengan penuh semangat, sebagai simbol kebersamaan dan harapan akan peningkatan kesejahteraan petani di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....