Satpol PP Buol Perketat Pengawasan Elpiji 3 Kg Bersubsidi di Buol

  • 01 Apr 2026 08:36 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Guna mengantisipasi kelangkaan dan praktik spekulasi harga di tingkat pengecer, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten buol meningkatkan intensitas pengawasan terhadap pendistribusian gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kg. Langkah ini diambil menyusul adanya laporan warga terkait harga yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) serta stok yang seringkali habis di pangkalan resmi.

Sejak awal pekan ini, personil Satpol-PP dikerahkan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan yang tersebar di wilayah ibu kota kabupaten hingga ke kecamatan. Fokus utama petugas adalah memastikan bahwa pasokan yang turun dari agen benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berhak, bukan justru diborong oleh oknum pengecer atau pelaku usaha skala besar.

Suparman, Wakanit Deteksi Dini Pol pp buol menyebutkan dalam giat pengawasan ini, terdapat beberapa poin utama yang menjadi perhatian petugas, yakni

Verifikasi Data Penerima: Memastikan pangkalan melakukan pendataan sesuai dengan KTP atau Kartu Keluarga agar tidak terjadi pembelian ganda secara berlebihan.

Kesesuaian Harga: Memastikan pangkalan menjual sesuai HET yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Larangan Penimbunan: Mengimbau pemilik pangkalan untuk segera menyalurkan stok yang masuk dan tidak menyimpannya untuk kepentingan pribadi atau dijual ke pihak ketiga dengan harga tinggi.

"Kami tidak ingin ada permainan di lapangan. Gas 3 kg ini adalah subsidi untuk rakyat miskin dan pelaku usaha mikro. Jika ditemukan pangkalan yang nakal atau menjual di atas harga ketentuan, kami akan tindak tegas,"Ujarnya kepada rri.co.id, Rabu (01/04/2026).

Suparman menambahkan, Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan bahwa pengawasan ini bukan sekadar formalitas. Pihak Satpol-PP berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) untuk memberikan sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha bagi pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran berat.

Masyarakat juga dihimbau untuk berperan aktif melaporkan jika menemukan adanya praktik kecurangan dalam penyaluran gas "Melon" tersebut di lingkungan mereka. Dengan pengawasan ketat ini, diharapkan stabilitas stok dan harga Elpiji 3 kg di Kabupaten Buol tetap terjaga, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....