PHDI Parigi Moutong Imbau Bijak Sikapi Isu Takbir Nyepi
- 19 Mar 2026 07:05 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Parigi Moutong – Menanggapi isu pelarangan takbir yang bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi dan sempat viral di media sosial, Wakil Ketua Bidang Keagamaan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Parigi Moutong, I Made Parwata, mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar.
Dalam wawancara bersama Radio Republik Indonesia (RRI), ia menegaskan masyarakat tidak seharusnya mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar, baik yang disebarkan oleh individu maupun kelompok tertentu. Menurutnya, informasi provokatif berpotensi memicu ketegangan serta merusak citra kerukunan umat beragama, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.
“Sebagai warga negara Indonesia, kita tidak boleh mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi yang bernuansa provokasi. Hal ini bisa mengganggu keharmonisan yang selama ini terjaga,” ujar I Made Parwata, Kamis (19/3/2026).
Ia menambahkan, bertepatannya momentum Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri justru menjadi hal yang istimewa dan mencerminkan keberagaman yang harmonis di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.
“Sebagai warga negara Indonesia, kita patut bangga dan berbesar hati dengan keberagaman yang ada. Di Sulawesi Tengah yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras, masyarakat tetap mampu hidup berdampingan secara damai hingga saat ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap masyarakat terus menjaga sikap saling menghormati serta memperkuat toleransi antarumat beragama, sehingga keharmonisan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan di tengah tantangan arus informasi di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....