UPT Pasar Buol Siapkan Langkah Strategis jelang Idul Fitri 2026
- 19 Mar 2026 00:41 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Kabupaten Buol mulai melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan kenyamanan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Kepala UPT Pasar Buol, Rahman Lasangi, menyatakan bahwa pihaknya telah mengintensifkan sosialisasi dan pengawasan di seluruh pasar yang berada di bawah naungan pemerintah daerah. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi meningkatnya aktivitas jual beli selama Ramadhan hingga mendekati Lebaran.
Dalam keterangannya, Rahman menekankan dua poin utama bagi para pedagang, khususnya di Pasar Kampung Bugis dan pasar-pasar desa lainnya. Pertama, ia menghimbau agar seluruh pedagang tetap berjualan di dalam area fasilitas yang telah disediakan pemerintah dan tidak meluber ke badan jalan.
“Kami berharap kegiatan jual beli selalu dilakukan di dalam pasar, memaksimalkan fasilitas yang sudah disiapkan oleh pemerintah daerah,” ujar Rahman dalam sesi wawancara, Rabu (18/3/2026).
Selain itu, UPT Pasar juga memberikan perhatian khusus pada stabilitas harga. Rahman meminta para distributor dan pedagang untuk tetap konsisten mengikuti regulasi harga yang telah ditetapkan pemerintah guna mencegah lonjakan harga yang dapat memberatkan konsumen.
Menyadari bahwa momen Ramadhan dan Idul Fitri merupakan masa puncak kunjungan masyarakat, UPT Pasar Buol rutin turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi di 19 pasar yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Buol.
“Kami rutin berkunjung ke pasar-pasar desa untuk penagihan retribusi sekaligus memantau situasi. Kami juga menghimbau para mandor dan pedagang di desa agar tetap tertib mengikuti aturan pemerintah,” tambahnya.
Rahman memprediksi puncak keramaian akan terjadi pada dua hingga tiga hari menjelang Lebaran (H-2 hingga H-3). Oleh karena itu, pengawasan harian terus diperketat demi menjamin kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.
“Ini adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh pedagang dan masyarakat luas. Harapan kami, semua kegiatan bisa berjalan dengan nyaman, terutama saat puncak kunjungan nanti,” tutup Rahman.
Langkah sosialisasi ini diklaim telah dilakukan sejak awal Ramadhan sebagai bagian dari upaya preventif pemerintah dalam menjaga ekosistem pasar tetap kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....